Our Fate Chapter 5

Gambar

Title : Our Fate Chap 5

Cast : T-ara’s Jiyeon | Infinite’s Myungsoo | MBLAQ’s Mir

Author : Park Min Gi a.k.a Kjiyeon a.k.a @aiva_18

Length : Chapter

Genre : Sad, Romance, Hurt, Marriage Life

Rating : PG

Poster by http://highschoolgraphics.wordpress.com/

Disclaimer : Terinspirasi dari kisah nyata Maryani, orang asli Gorontalo. jalan cerita hampir mirip dengan yang asli, namun tidak semua mirip karena sudah banyak yang aku rombak dari cerita si Maryani. So, jangan bilang aku Plagiat, oke!!!

A/N :  WARNING TYPO!!!!!! Annyeong!!!!! Yey!! Akhirnya aku ngepublish juga ff ini. Maaaf ya aku telat ngepublish ffnya soalnya akhir-akhir ini aku sibuk. Nahh.. karena aku semakin sibuk dan juga kayanya minat ff ini mulai berkurang mulai chap berikutnya aku akan memprotek ff nya, alias bakalan aku pakai in password. Ga terima? Ya terserah. Ini juga menjadi cara mengatasi silent readers. Ya sudah nanti baca catatan diakhir ff ini, akan ada peraturan mulai chap 6 sampai ff ini tamat, dan juga ada cara untuk mendapatkan password.

HAPPY READING!!

Pagi yang indah, untuk sebuah lembar baru. Seharusnya, memang seperti itu bukan, segala sesuatu yang baru diawali dengan segala yang indah. Namun, terlewat  1 bulan sudah semenjak awal sebuah lembar baru dalam kehidupan mereka, tak ada yang baru, suasana yang sama, hening, tenang, dan canggung. 3 hal itu mendominasi rumah keluarga Kim Myungsoo.

Pagi itu, mereka sarapan dalam diam, Myungsoo yang fokus dengan makanannnya dan Jiyeon yang diam-diam melirik kearahnya. Namun, bukan Myungsoo namanya kalau tak tau apa yang dilakukan sang istri tercinta.

“ada apa? Kau ingin mengatakan sesuatu?” tanyanya mengakhiri sarapannya dipagi itu.

“a-aku..” Jyeon melirik takut kearah Myungsoo. Hey, apakah Myungsoo itu seorang hantu? Hingga kau saja yang berstatus sebagai istrinya memandanganya takut seperti itu, Park Jiyeon?.

“katakan lah!” ucap Myungsoo

“a-aku ingin keluar rumah siang ini, apakah kau..”

“pergilah! Aku tak kan melarangmu” katanya lagi memutus ucapan Jiyeon. “ aku pergi sekarang! Dan mungkin akan lembur, jangan menungguku seperti malam kemarin, aku menghargai usahamu namun kau juga harus menjaga kesehatanmu, aku tau itu pertama kalinya kau tidur larut malam” lanjutnya lagi, lalu segera pergi meninggalkan rumah menuju kantor perusahaan ayahnya.

“gomawo, Myungsoo oppa” lirih Jiyeon memandangi kepergian Myungsoo.

***

Jiyeon berjalan cepat di sebuah koridor gedung apartemen. Hati dan pikirannya hanya terpenuhi 1 nama, nama yang tak lain telah mengisi tempat khusus dihatinya, mantan kekasihnya, Mir. Semenjak hari dimana ia berganti marga menjadi Kim, sang mantan kekasih a.k.a Mir tak pernah lagi terlihat olehnya. Ia bingung, sungguh bahkan ponsel Mir pun tak aktif, ia tahu itu karena beberapa kali mengirim pesan singkat tak pernah ada balasannya, beberapa kali ia coba menghubunginya tak pernah tersambung.

Ia cemas, ia kawatir, ia takut. Bagaimana kalau sekarang ini Mir tengah kesakitan? Bagaimana jika Mir tak ada yang merawatnya? Bagaimana kalau Mir ingin kedokter namun tak bisa karena tak ada yang menemaninya? Bagaimana kalau saat ini Mir tengah terbaring lemas hingga…

“anniyo, anniyo, anniyo” Jiyeon menggeleng cepat menepis semua pikiran negatif nya tentang Mir. ia lebih mempercepat langkahnya, hingga kini ia tepat berdiri didepan ruangan itu.

Jiyeon menekan-nekan angka password milik sang mantan kekasih. Ya, Jiyeon telah diberi kepercayaan oleh Mir, dulu setelah mereka merayakan hari jadi pertama mereka.

Klik! password yang Jiyeon masukan salah, Jiyeon mengerutkan dahinya melihat hal itu kembali ia mencobanya kali ini secara perlahan. Namun, tanda peringatan bahwa password yang dimasukan salah pun kini juga terlihat. ‘apa yang salah?’ pikirnya.

Sementara Jiyeon tengah bergelut pada tombol-tombol password apatermen Mir, seorang yeoja memandang Jiyeon dengan sedikit mendelik, ia berdiri tak jauh dari Jiyeon.

“jiyeon eonni!” teriak perempuan itu, membuat Jiyeon tersentak kaget.

“eoh? Min Ri~ah!” ucap Jiyeon, Min Ri, gadis yang memanggil Jiyeon berlari kecil kearahnya.

“eonni, apa yang kaulakukan disini?” tanyanya

“memangnya kau pikir untuk apa lagi, eoh? Tentu saja menemui Mir oppa.”

“Mir oppa?” Min Ri terlihat berpikir.

“ya, Mir oppa, apa kau tau ia dimana sekarang? Kalau bisa aku ingin langsung masuk kedalam apartemennya, namun sepertinya ia mengganti kata sandinya” Jiyeon berusaha mengendalikan suaranya agar tak terdengar serak. Sungguh saat ini ia ingin menangis.

“eonni, mianhae, tapi, Mir oppa sudah pindah 3 minggu lalu, katanya ia di beri kepercayaan oleh presdir perusahaanya untuk menjadi direktur diperusahaan mereka di Amerika”   Jiyeon diam tidak menanggapi apapun yang dikatakan oleh Min Ri.

“mworagoyo? Apakah kau bercanda? Maldo andwe!!” dan tepat beberapa detik setelah berkata keras, Jiyeon ambruk. Ia pingsan dipelukan seseorang. Seseorang yang tak lain adalah..

“Myungsoo oppa?”

***

Myungsoo POV

Aku tau ini salah, aku mengikuti ia. Lagi-lagi aku telah mengganggu privasinya. Tapi, aku tak bisa melakukan apapun, semenjak keluar dari apartemen aku merasa ragu, perasaanku tiba-tiba saja tak enak untuk pergi meninggalkannya. Dan akhirnya aku putuskan untuk mengikutinya.

Aku melirik kearah cermin mobilku, ia masih sama, belum terlihat tanda-tanda ia akan sadar. Aku mempercepat laju mobilku, aku mencemaskannya. Sungguh dan sangat.

***

“omo! Myungsoo~ah, apa yang terjadi dengan Jiyeon?”  terdengar jelas gelagat kawatir melalui ucapan Mrs. Park

“aku akan menjelaskannya, eommonim. Tapi, bisakah terlebih dahulu membawaku ke kemar Jiyeon” pinta Myungsoo secara sopan.

“ah, ya lewat sini” Mrs. Park mengantar Myungsoo membawa Jiyeon kedalam kamarnya. Setelah sampai dikamar, dengan sangat hati-hati Myungsoo merebahkan tubuh Jiyeon. dibelakangnya Mrs. Park masih menanti Myungsoo. Ia butuh jawaban atas hal ini.

“sebaiknya kita bicara diluar saja eommonim” kata Myungsoo, Mrs. Park hanya mengangguk lalu berjalan terlebih dulu, ia membawa Myungsoo menuju ruang keluarga.

“jadi, bagaimana ceritanya hingga Jiyeon bisa pingsan seperti itu?” tanya Mrs. Park to the point, sungguh ia sangat mengkhawatirkan putri semata wayangnya itu.

Myungsoo menjelaskan semuanya apa yang telah terjadi dari awal Jiyeon meminta izin untuk keluar rumah, ia yang secara diam-diam mengikutinya, hingga Jiyeon yang pingsan sehabis mendengar cerita Min Ri, salah satu tetangga Mir diapartemen itu.

Mrs. Park hanya diam setelah mendengar cerita Myungsoo, ia menatap seduh kearah Myungsoo. Dalam hati ia mengasihani anak lelaki ini. ‘bagaimana bisa ada lelaki sekuat dan setegar ia? Bagaimana bisa cintanya untuk Jiyeon sangat besar? Tapi aku sangat bersyukur karena ia mencintai Jiyeon dengan sangat besar dan tulus’ Mrs. Park membatin.

“baiklah, kurasa pilihanmu untuk membawa Jiyeon kemari adalah tepat. Kau memang mengerti Jiyeon, Myungsoo~ah. Kalau begitu selama 1 minggu ini kalian menginaplah disini. Eomma juga sudah sangat merindukan Jiyeon” ucap mrs. Park sembari tersenyum lembut.

“ne, eommonim, kalau begitu aku akan pulang untuk mengambil pakaian-pakaian Jiyeon dan juga…

“anniyo, ini sudah sore, sebentar lagi malam. Kalau kau ingin mengambil baju besok saja kau pergi, untuk malam ini kau gunakan saja dulu baju abeoji, kurasa ukuran baju kalian tak beda jauh. Nah, untuk Jiyeon dia masih memiliki banyak baju yang sengaja ia tak bawah kerumah kalian” jelas Mrs. Park mencegah kepergian Myungsoo, Myungsoo hanya dapat menerima permintaan eommonim, lalu ia berpamitan menuju kamar Jiyeon .

Mrs. Park memandang punggung Myungsoo seduh, ia sungguh salut dengan menantunya ini. Ia memang tak salah pilih. Myungsoo memang yang terbaik untuk Jiyeon. tekannya dalam hati.

***

Myungsoo tak sekalipun melepas pandangannya dari yeoja yang sedang tertidur itu, Park Jiyeon atau Kim Jiyeon. Myungsoo duduk ditepi kasur tempat tidur, ia terus saja mengamati pergerakan gadisnya itu.

“apa yang harus kulakukan agar kau bisa melihat kearahku? Aku mencintaimu, tak bisakah kau tau itu hanya dengan melihat caraku menatapmu? Lalu, kalaupun aku harus menunggu, selama apa itu? Apa bisa kau memberitahuku?” Myungsoo menghela nafas sejenak kemudian melanjutkan perkataannya, “ aku tak bermaksud untuk memaksamu, Jiyeon~ah? Aku hanya takut, takut semuanya akan menjadi sia-sia. Aku takut kalau aku sudah terlewat batas dalam membuatmu mencintaiku. Apa aku bisa meminta sesuatu, aku mohon katakan padaku bila aku sudah melewati batasku padamu? Katakan padaku bila waktunya untukku berhenti , maka aku akan melakukannya, berhenti untuk membuatmu jatuh padaku. Namun, jangan pernah menyuruhku untuk berhenti mencintaimu, jangan tanya kenapa karena aku pun tak tau, yang aku tau aku mencintaimu, hari ini esok, dan selamanya. Aku benar-benar mencintaimu!” tegasnya, dan air mata kembali jatuh dari pelupuk matanya.

***

Cahaya mentari menerobos memasuki ruangan itu melalui sela-sela ventilasi. Mengetuk perlahan kelopak mata seorang yang matanya masih setia tertutup. Seorang itu mengerang pelan, namun tetap pada pendiriannya menutup mata. Namun, sinar mentari semakin menusuk matanya, benar-benar tak membiarkan seorang itu untuk tak lagi tidur.

Jiyeon, seorang itu bangun dari tidurnya, ia merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku. Lalu, mengedarkan matanya kesetiap sudut ruangan itu.

“ini kamarku? Bagaimana bisa?” gumamnya bingung.

Bagai kaset yang terus diputar, kejadian kemarin sebelum ia pingsan terus terputar dalam otaknya, kembali menghidupkan kenangan menyakitkan yang setidaknya baru saja ia lupakan.

“hiks, hiks, oppa, Mir oppa eodiga?” gumamnya disela isak tangisnya.

“Jiyeon~ah!” Mrs. Park yang berniat untuk membangunkan serta memberikan Jiyeon sarapan terkaget saat melihat putrinya menangis, dengan segera ia menyimpan nampan berisi makanan untuk sarapan Jiyeon dinakas disamping tempat tidur Jiyeon. naluri keibuannya segera bekerja, ia langsung saja mendekap tubuh Jiyeon, membawanya dalam pelukannya, mencoba membagikan kekuatan untuk sang putri.

“apa yang sebenarnya terjadi, Jiyeon~ah?”

“eomma, Mir oppa, Mir oppa, eomma..” ia tak mampu melanjutkan perkataannya, tangisnya semakin keras terdengar, dan Mrs. Park semakin erat mendekap tubuh sang putri.

“kenapa dengan Mir? apa yang terjadi padanya, eoh?” ucap Mrs. Park, suaranya bergetar. Ya, ia menahan tangisnya. Ia sedih melihat putri semata wayangnya menangis seperti ini, rasa sakit yang dirasakan oleh Jiyeon seakan ia rasakan juga. Namun, ia juga sedih, mendengar nama Mir membuatnya tau bahwa sang anak masih sangat dan sangat mencintai lelaki itu

“dia meninggalkanku eomma. Ia pergi ke amerika tanpa pamit padaku. Apa ia sudah tak mencintaiku, eoh? Tapi, aku begitu mencintainya eomma. Eottokhe?” Jiyeon mencoba menjelaskan, namun tiba-tiba saja tubuhnya terdorong kebelakang. Mrs. Park melepas pelukannya pada Jiyeon.

PLAKK!!

Sebuah tamparan sukses mendarat dipipi Jiyeon. Mrs. Park menggeram, sungguh ia tak bermaksud seperti ini. Namun, ia hanya tak habis pikiran, bagaimana bisa Jiyeon berbicara dengan mulusnya mengatakan bahwa ia sangat mencintai Mir, sedang ia saat ini telah berstatus sebagai istri dari Kim Myungsoo.

“e-eomma” ucap Jiyeon kaget.

“bagaimana bisa kau menjadi gadis kejam seperti ini? Sebenarnya apa yang kau pikirkan, eoh? Kau adalah perempuan beristri Park Jiyeon. apa kau tak sadar dengan itu, eoh?” bentak Mrs. Park. Wajahnya memerah menahan amaran dan rasa sedihnya.

“arrayo eomma, tapi aku menikah dengannya bukan karena rasa cinta. Tak ada cinta diantara kita” Jiyeon menggigit bibir bawahnya. Ia tahu, ia salah. Tapi menurutnya ini bukan kesalahannya sepenuhnya, bukan salahnya kalau ia masih mencintai lelaki lain selain suaminya, karena biar bagaimanapun ia menikah dengan seorang Kim Myungsoo bukan atas dasar cinta.

“Mwo? Kau bilang tak ada cinta diantara kalian. Pabbo anni? Myungsoo itu sa..”

“eommonim”  sebuah suara mengehntikan perkataan Mrs. Park, ia menoleh dan mendapati Myungsoo disana, tersenyum sembari membawa sebuah koper kecil di tangan kirinya, ia baru saja pulang dari mengambil pakaiannya diapartemennya.

“Myungsoo~ah, kau sudah pulang?” tanya eommonim, bicaranya mulai kembali melembut.

“ne, eommonim” jawab Myungsoo sembari tersenyum simpul, ia sedikit melirik kearah Jiyeon. gadis itu masih memegang pipi kirinya, bekas tamparan Mrs. Park, air mata nya juga masih setia menggenangi pipi tirusnya.

“apa kau tidak ke kantor?”

“ya, kurasa aku berencana pergi tapi..”

“pergilah, jangan kawatirkan Jiyeon disini, ada eommonim.”

“tapi eommonim.”

“pergilah, eommonim tau apa yang kau maksud, percaya pada eommonim” lalu Myungsoo hanya bisa mengangguk menanggapi permintaan Mrs. Park, sebelum pergi ia masih melihat kearah Jiyeon memastikan keadaan gadisnya itu.

Sepeninggalan Myungsoo, ruangan itu kembali diselimuti ketegangan, dan juga kecanggungan.

Huh, Mrs. Park mengehela nafas panjang.

“eomma, minta maaf, kau tau eomma tak pernah melakukan hal seperti ini. Eomma hanya bingung, Jiyeon~ah. Eomma, tak pernah mengajarkan mu hal seperti ini, kau mencintai lelaki lain selain suamimu. Harusnya kau tak seperti ini,harusnya sebulan yang lalu kau sudah belajar melupakan Mir, dan mencintai Myungsoo. Eomma tau itu berat untukmu, tapi kau juga harus tau bahwa ini juga berat untuk Myungsoo. Kau bilang tak ada cinta diantara kalian. Kalau kau tau hal seperti itu terjadi, harusnya kau tak membiarkannya bukan? Coba untuk hadirkan cinta diantara kalian, coba untuk mencintai Myungsoo, dengan seperti itu, ia juga akan mencintaimu, bukan?” Mrs. Park menggenggam kedua tangan Jiyeon,  berharap anaknya dapat mengerti dengan penjelasannya.

“mencintai Myungsoo oppa, dan itu artinya aku harus melupakan Mir” lirih Jiyeon yang terdengar oleh Mrs. Park.

“ya, lupakan Mir, karena ia juga akan melupakanmu, Jiyeon~ah. Kau harus tau, ia pergi ke Amerika bukan hanya karena ia akan menjadi direktur di salah satu perusahaan disana, tapi ia juga ingin melupakanmu, ia belajar hidup tanpamu, karena ia tahu kau memiliki laki-laki lain dalam hidupmu yang akan selamanya berada disampingmu, dan laki-laki itu adalah Myungsoo, jadi, belajar melupakan Mir dan hanya mengingat Myungsoo dihatimu disini, kau mengerti?”

“a-aku akan mencobanya, belajar melupakan Mir dan hanya mengingat Myungsoo. Aku akan melakukannya” lirih Jiyeon, pikirannya masih saja berputar, sejujurnya ia masih tidak mengerti apa yang diucapkan eommanya, ia hanya berkata apa yang terlintas dalam pikirannya saat mendengar kalimat terakhir eommanya. Mungkin memang itu yang harus dilakukan olehnya.

~Melupakan Mir dan Mengingat Myungsoo~

TBC

Peraturan aku mulai chapter 6 sampai seterusnya nanti adalah

  1. aku hanya akan kasih password sama yang minta langsung, jadi buat readers jangan sebarkan passwordnya. Kan percuma kalian undah cape-cape menghubungi aku untuk minta password ehh yang lainnya tinggal minta. Kan ga adil, iyakan?
  2. Aku akan menghitung jumlah yang minta password dengan komentar yang masuk. Jadi kalau ada yang minta password terus namanya tidak muncul dikotak komentar, kalian akan masuk blacklist aku, yang artinya kalau kalian minta password untuk chapter selanjutnya udah dipatiskan aku ga bakalan kasih. Maaf aja ya.. kalau kalian jahat aku juga bisa jahat dong..
  3. Setiap chapter passwordnya akan berganti.
  4. Tata cara meminta password sangat simple, kalian hanya perlu sertakan id yang biasa kalian gunakan untuk mengirim komentar di ff aku. Ngertiakn? Id kalian aja.
  5. Ada 4 cara yang bisa digunakan untuk meminta password ff aku :
    1. E-mail. Kalian bisa minta password dengan cara lewat email. Email aku adalah nuraiva5@gmail.com .
    2. Twitter. Silahkan mention aku,  bukan berarti kalian harus follow aku loh. Kalian tinggal mention aja, aku akan kirim lewat DM. Tapi, kalau ada yang mau follow, monggo aku bakalan follback selama kalian mention. Twitter : @aiva_18
    3. Facebook. Silahakan kirim pesan ke facebook aku, sama seperti twitter kalian tidak perlu menjadi teman aku untuk minta passwordnya. Selama kalian kirim pesan ke facebook aku bakalan kasih tau. Facebook : Nur Aiva (foto profilnya adalah MyungYeon)
    4. SMS. Silahakan meminta password dengan mengirimkan pesan kenomor hape aku. No aku : 0812-2477-7723.

Nah, itu adalah 4 cara meminta password. Aku tunggu ya yang mau passwordnya. Kalau ga mau juga ga apa-apa. Ehh tapi minta nanti aku udah publish chap selanjutnya yaitu chap 6 yang bakalan pakai password. Ngerti??????

See u in the next part of my fanfiction…..!!!!!!

Advertisements

82 thoughts on “Our Fate Chapter 5

  1. Yaaa Aivaa kependekan T.T
    Pengen cepat-cepat dapet moment MyungYeon yang sweet., kasian Myung dicuekin jiyi (˘̩̩̩ε˘̩ƪ)
    Next chapnya ditunggu yah aiva

  2. Huaa…koq diprotect si thor…
    Tpi,,untungnya aku Ά̲̣̥ϑά komen ditiap partnya**yaa,kurasa..(Kurangingatjuga) kkkk
    Thor,,part ini pendek bangettttt…
    Jdi tak puas bcanya…
    Aigoo,,uri eonnie lupakan mir..
    Sudah Ά̲̣̥ϑά myungsoo oppa disisimu..namja yang jauh jauh jauh lebih tampan dibanding mir**PLAK(ditabok fans mir oppa)
    Intinya,,aku menunggu sangat kelanjutan ff ini..ya meskipun btuh kesabaran–kkkk

    Author hwaitingggggg!!!

    • iya nih, sebenarnya aku juga ga mau protect tapi ya taulah siders meraja lela,
      kependekan ya? maaf, aku ga konsen waktu buat part ini jadinya pendek dan ngawur deh ceritanya
      maaf ya, aku usahain part2 selanjutnya bakalan lebih panjang
      iya makasih… hwaiting!!

  3. Sebenarnya msh binggung pilih siapa. soalnya kasian jg lht myungsoo,jiyeon n mir yg sama2 menderita tapi krn skrg myungsoo n jiyeon sdh menikah,berharap sih mrk bisa mengatasi mslh mereka. Cuma takutnya disaat mrk berdua sdh mulai saling menerima,tiba2 mir/ada seseorang datang ditengah2 mrk tentunya akan goyah lagi deh mrk. Semoga jiyeon bisa cpt menerima myungsoo,biar pondasi mrk bs kokoh #sdh kaya rumah sj pake pondasi XD.
    Sedih n galau baca part ini. Ditunggu part lanjutannya saeng. Semangat!! ^^

  4. sebaiknya emg bgitu,,, mir pergi ninggalin jiyeon biar jiyeon bsa mlupakan mir. enth knpa bru kli ini ak gk bgitu suka ma jiyeon abis kasuhan myungsoo yg sllu mmbla jiyeon tpi jiyeonnya gk mau bljar mlihat myungsoo.smga jiyeon bnr2mau bljar nrima myungsoo. thor ak minta password ny add fb aj ya, entar ak add trus ak inbox ya?? next part tho ^^

  5. Huwooo…
    Jiyeon msih gak bsa ngelupain mir yaa. Myungsoo kasian *pukpuk
    smga jiyeon bnar” mau ngelupain mir & mmbuka hati buat myungsoo yaa..
    Next pary dtggu yaa 😀

  6. Huah
    kasihan banget ama myungsoo cintanya bertepuk sebelah tangan 😦
    padahal kan cintanya tulus beud ama jiyeon, apa jiyeon kurang peka ya??
    d tgu next part.a

  7. Chingu aq udah coment trus loe d setiap part tp selalu pending … Please aq paswordnya os aq suka bgd ini sma cerita ini yayaya… Part ini ke pendekan chingu … Dtunggu part selanjutnya

  8. jiyi nya blm peka smpai ini :”(
    ayooo myungsoo smngat mudh2an jiyi bisa cpt peka thdp myung ><
    di tggu next part nya ,mudh2an udh ada benih2 cinta kkk~

  9. yakhh ny.park tampar jiyi .
    Aigoo ksian bnget .. Tapi wajar sii jiyi kterlaluan .. Hehhe
    aiva part slanjut’nya jangan lama2 yaa
    . Ayo jiyi cpetan cinta sma myung
    ntar myung berpaling . . Baru nyesel kan
    aiva klanjutan’nya aku tunggu .. Fighting

  10. semua di sini saling menyakiti satu sama lain.
    walau berharap semua bahagia.
    hiksss hiksss
    pengorbanan yg jadi alasannya.
    huaaaa, sedih banget sih FF nya.

  11. Hwaaaaa koq pendek banged yaa… Padahal lagi galau2 nya itu…
    Jadi ikut ngerasa nyesekk bareng myungsoo.. Pasti dalam hati dy terluka banged deh.. Istrinya masih suka sama namja lain 😦

    Ayooo donkk jiyeonn… Buka hatimu buat myungsoo.. Cintanya besar banged buat jiyi…
    Myungsoo fighting… Jangan nyerah yaa

    Ok aiva.. Dah peraturannya..
    Next part nya. Jangan lama2 yaaa 😀

    • maaf untuk part ini yg kependekan lagi ga ada ide nih waktu buat part ini.. 😦

      semoga Jiyeon mau buka hatinya buat Myung, nyesek juga liat Myung oppa tersiksa

      oke, terimakasih.. next part ditunggu *semoga ga lama ya* 🙂

  12. Uda lamaaaaaaaaaaaa bgt tp aq msi inget ko part sblmnya ky apa. Aigoo plakkk dutampar sma ibu sndr gmn rsanya??lgian jiyi sih ud tw skrg sttusny bukn single lg tp istri jiyeon istri, myung ny tulus syg gtu aigoo jiyi jhat amet sih. Apa myung g prn nnjukin scr terang2n klo dy cnt jiywon?hmmm ckk myung myung yg sbr yah. Knp protect author???siders?? DOnt worry be happy (apadah) g prlu protect ko mnrtq,,asal yg komen g ada tg brniat mnghina sih gpp,, mgkbaja kn tiba2 ad pndtg baru,trs bc trs dy pgn ninggalin komen klo diprotect brti bwt readers lama donk,, kan km tjuanya bkin ff jg promo in biar byk yg jd myungyeon shipp jg ky km,, so aq rsa sih g prlu protect (≧▽≦)/~┴┴ ㄟ(≧◇≦)ㄏ

  13. Uda lamaaaaaaaaaaaa bgt tp aq msi inget ko part sblmnya ky apa. Aigoo plakkk dutampar sma ibu sndr gmn rsanya??lgian jiyi sih ud tw skrg sttusny bukn single lg tp istri jiyeon istri, myung ny tulus syg gtu aigoo jiyi jhat amet sih. Apa myung g prn nnjukin scr terang2n klo dy cnt jiywon?hmmm ckk myung myung yg sbr yah.
    Knp protect author???siders?? DOnt worry be happy (apadah) g prlu protect ko mnrtq,,asal yg komen g ada tg brniat mnghina sih gpp,, mgkbaja kn tiba2 ad pndtg baru,trs bc trs dy pgn ninggalin komen klo diprotect brti bwt readers lama donk,, kan km tjuanya bkin ff jg promo in biar byk yg jd myungyeon shipp jg ky km,, so aq rsa sih g prlu protect (≧▽≦)/~┴┴ ㄟ(≧◇≦)ㄏ

    • maaf ya, aku udah punya banget niat buat protect, bukan apa-apa sih, aku juga orangna nyantai aja sih, kalau mau komen monggo kalau ga ya ga apa-pa. tapi aku punya beberapa alasan pribadi kenapa ff ini harus diprotect dipart2 selanjutnya.. maaf benar ya..
      dan kalau dipart selanjutnya aku ga protect, kayanya usaha readers yang lain untuk mendapatkan pw nya jadi sia-sia dong,
      aku berterimakasih banyak untuk saranya ya,, maaf aku ga bisa ngelakuin ini sudah jadi ketetapan aku, bukannya aku ga punya sikap toleransi tapi ini sudah jadi tekad lah.. sekali lagiterimakasih ya ^^

  14. chinguuuu ceritanya kependekan :(( kasian uri myungsoo. kapan jiyeon bisa mencintai myungsoo?? kenapa myungsoo melarang eomma jiyeon buat cerita tentang perasaannya?? aigoo next part jgn lama lama yaaaa

    • maaf ya, aku belum ada ide waktu buat part ini. jadinya kependekan dehh..aku juga ga tau kapan Jiyeon bisa mencintai Myungsoo, kita tanya yuk!!
      mungkin karena Myungsoo maunya dia yang ceritain perasaanya sendiri ke Jiyeon *sok tau*
      silahkan ditunggu next partnya ..
      makasih sudah komen 🙂

  15. entah knapa bca part inn aq jdi ksel sma jiyeon, umhh gak peka bngettt… myungsoo jugaaa, ga ad tindakan nyata, trus aj berdiam diri, yaa jiyeon gug bkalan jtuh cnta dongg… wnita btuh perhatian… moga chap brikutnya makin panjang eaa

  16. haaa brasa cepet kali bca chap ini…ayo jiyi move on! jgn ngarep mir lg yg uda pergi jauh..kasiam myung cinta bgt sm jiyi tp dicuekin.ak stuju sm omma jiyi yg nampar anaknya itu,bkn ap2 tp ya wajarlah si omma geram denger pengakuan polos anaknya yg blg mncintai pria lain yg bkn suaminya.pasti myung sedih bgt huhu..ayodong jiyi perlakuin myung dg baik pling ga jgn brsikap cuek+dingin gt kn lama2 pasti bakal suka hahahags *maksa. next next ak slalu tunggu ni ff nnti mnta pw nya author aiva ^^~

  17. ohiya ak ud mnta pw via email tlg dbls yaa va ^^ btw ud publish blom ya chap 6 nya? haha trllu smangat mnta pw nh efek penasaran XD

    • aku udah terima kok e-mail nya, aku udah balas juga. tapi balasan aku itu belum ada pw nya soalnya aku belum post chap 6 nya, nnti kalau udah aku post chap 6 baru aku kasih pw nya ya^^

  18. Yeeeey..
    telat bacanya part ini,
    Di luar negri cari Wi Fi yg asik susah,
    mian ^^

    itu eomma jiyeon hmpir keceplosan,
    buseeet..
    tp bnr2 gregetan juga sm myungyeon
    yg satuny galau sm Mir pdhl ddpnny udh ada yg lbh kece n cinta mati sm dia,
    yg satunya main rahasia2n, ngomong klo dia suka jiyeon dr dulu apa susahny sih??
    #author : ff siapa yg buat?? q, jd jngn bnyk protes ==”

    okelah klo di PW’n itu lbh aman..^^
    fighting

  19. Waduh kasian jiyi samppai pingsan cuma gara” dgr berita klu mir pergi ke amerika. Sebegitu cintanya ama mir. Myungsoo mesti extra sabar nih buat luluhin hati jiyeon

  20. aiva. . aigo,,, saeng maaf yaa aku baru sempet baca padahal aku yg mention kamu buat lanjutin secepatnya huhu akibat sesuatu yg mengharuskan aku utk haitus yg sangat tak terduga panjangnya T.T #curcol
    wokelah,,, ceritanya makin daebak part ke part. aku mau minta pw’y dulu ke email kamu ya saeng, hhe

  21. Aivaaaa…. Reader baru niiii… Penasaran ma lanjutannya….
    Semangat ya lanjutin ni ff!! Daebak bangettttttt!!!!!!!!!!
    Kasi moment myungyeonnya ya chingu…

  22. Wah myungsoo ga mau ji tau kalo dia suka ji dr dulu..tp menghadirkan cinta diantara mereka/buat ji mencintai myung..owaa so sweet bgt…next ya aiva

  23. Sebelumnya,aku reader baru ff ini.jadi maaf kalo baru komen hehe
    ffnya bikin penasaran astagaaa semoga jiyeon cepet deh move on-nya(?) ^_~

  24. author aq bru lhat dan baca ff ne, crita nya bagus thor.aq ska loh crta myungyeon yang married life, pnsran lnjtn nya. lnjtkn scptnya ya thor…

  25. FF nya kren banget, mkin pnsaran sma chap slnjutnya.
    Maaf, bru bisa komen di part skrg sekrg. smlam aku bca dri part 1, jdi gk smpet komen krn udh trll mlem.

  26. .ibu jiyi thu benar harus kamu jiyi belajar mencintai myung dan myung aku.sediih bnget ngelit karakter.dia di sini

  27. sperti komen sblum2nya ff aiva bagus .. Krna aku new reader jdi aku jauh ktnggalan ma yg laen untk mntal pw nya . jdi nntik aiva jgan kaget klok ada yng mntak pw nya skaranh krna itu saya aiva . reader yg bru tau klok ada ff sebgus pnya aiva 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s