BECAUSE I BELIEVE YOUR PROMISE 4

because-i-believe2

Title : because I believe your promise

Author : @windyverentnita

Main cast :- choi minho ‘SHINee ‘

–          Park jiyeon  ‘T-ara’

Lenght : chapter

Genre : romance

Rating :  tentuin sendiri yah !!

 Annyeong haseyo!!!!

i’m back again! kecepetan.kan? aku emang sengaja, soalnya untuk beberapa hari kedepan aku nggak bisa mosting dulu. ada banyak sekali tugas sekolah yang menantiku.  oce deh! selamat membaca dan tinggalin comment ya!

“ jiyeon-ssi “panggil krystal sambil menahan sebelah lengan jiyeon, membuat yeoja yang di panggilnya berbalik dengan ekspresi bingung

“ aku menyukai choi minho “

Bruukkkkk

Belanjaan yang dari tadi di di bawa jiyeon jatuh berhamburan di lantai,  sayuran serta buah-buahan segar yang baru di belinya itu sama sekali tak di pedulikan lagi oleh yeoja itu, matanya masih asik menatap krystal yang memasang wajah seriusnya

“k-k-kau menyukai minho opa? “ sahut jiyeon  dengan suara hampir sama sekali tak terdengar, lehernya seperti tercekik sesuatu dengan kuat

“ ne, aku menyukainya !!!” jawab krystal lagi, jiyeon hanya bisa diam mematung. Jantungnya berdetak cepat bahkan pelu sudah membanjiri wajah yeoja itu , sama seperti phobianya terhadap guntur, perasaannya sedang kacau balau

“ kau berlebihan !!!” ucap krystal, dengan cepat jiyeon menatap kearah krystal, wajahnya masih pucat Fasih, dengan ketegangan yang hampir membuat jantungnya seperti ingin keluar dari sarangnya

“ apa yang kau Fikirkan?”  tanya krystal lagi, tak ada jawaban yang di ucapkan oleh jiyeon, yeoja itu masih diam memandang lurus ke arah krystal, bahkan tak ada satu gerakan pun yang dikeluarkannya

“hahahaha ada apa dengan ekpresimu? Kau Fikir aku menyukainya dalam hal apa? aku menyukainya sebagai sahabatku serta sahabat yang melebihi saudaraku, aku menyukainya sebagai oppaku! “ krystal tersenym menjelaskan itu semua, entah hanya Fikirannya atau memang seperti itu, perasaan lega langsung menyerbu perasaan jiyeon. yeoja itu sudah diam berjongkok di lantai sekarang, kakinya seperti melemas , naFasnya mulai kembali beraturan, entah berapa lama yeoja itu menahan naFas untuk mendengar tiap kata yang keluar dari bibir krystal

“ kenapa? Kau seperti tak akan bisa bernaFas bukan setelah mendengar aku menyukainya?” jiyeon langsung mendongkakkan kepalanya, sekarang ekspresi krystal kembali serius, membuat  jiyeon seperti enggan untuk menjawabnya, lidahnya seperti keluh.

I’ll let you go

I’ll let you Fly

Why do i keep asking why

Ponsel jiyeon berdering, menampilkan nama kyuhyun di layar handphone yeoja itu, tanpa membalas pertanyaan krystal dengan segera jiyeon mengangkatnya

“ yeoboseyo..??? “

“……..”

“ne “

“………”

“ arraso! Aku akan segera ke sana “

Tiittt

Jiyeon mematikan sambungan telFonnya, dengan segera yeoja itu berdiri, kemudian membungkkukan badannya 90 derajat ke arah krystal

“ mianhe! Aku harus pergi!!!” ucap jiyeon sedikit dengan nada serak, di kumpulkannya semua bahan makanan yang sudah terhambur di lantai apartemen itu, kemudian mulai memasukan semua belanjaannya ke dalam  apartemen milik minho. Saat yeoja itu ingin melangkah keluar dari apartemen itu, yeoja itu terhenti. Masih melihat krystal berdiri seorang diri di depan apartemen. Jiyeon hanya tersenyum kecil, kemudian kembali melanjutkan langkahnya

“ chakkaman!!!!” teriak krystal sedikit dengan nada keras, membuat jiyeon berhenti untuk melangkah dan berbalik ke arahnya

“ aku hanya ingin mengingatkanmu satu hal! Jangan bersikap plin-plan! Lakukan sesuatu yang memang itu semua sesuai kata hatimu! Jangan karena ke’egosanmu kau menyakiti banyak orang! Kau tahu bukan aku menyukai minho! Aku menyayanginya seperti saudaraku sendiri! Seorang saudara tak akan tinggal diam saat saudaranya di sakiti oleh orang lain. Ingat perkataanku baik-baik! Dan sekali lagi kukatakn dengan tegas, pikirkan semuanya dengan baik,aku tak akan tinggal diam saat nanti kau membuat minho terluka karena sikapmu. Mianhe jika aku bicara kejam seperti ini! tapi sekarang aku bukan berkata sebagai temanmu, tapi sebagai seorang saudara yang tak ingin melihat oppa.nya sendiri tersakiti “ krystal sedikit membukkukan badannya, kemudian mulai melangkah meninggalkan jiyeon yang lagi-lagi hanya diam  saat mendengar ucapan krystal. Dengan langkah lunglai yeoja itu melangkah maju, menuju caFe dekat apartemen minho untuk menemui kyuhyun

“ anyoeng opa! “ sapa jiyeon lemah saat ia sampai di kaFe tempat janjiannya bersama kyuhyun. Kyuhyun hanya tersenyum kecil sambil mempersilakan jyeon untuk duduk di samping kursi  miliknya

“ ada apa memanggilku ? “ tanya jiyeon lagi, di pasangnya tampang lesu, sangat tak bersemangat

“ temani opa makan ne? “ sahut kyuhyun sambil tersenyum, jiyeon hanya memandang kyuhyun lemah

“ mianhe! Aku sedang lelah oppa “ sahut yeoja itu, di tundukannya kepalanya, rasa bersalah kembali menghantui yeoja itu

“sebentar saja ne? Oppa janji akan makan secepat mungkin! “ kembali jiyeon menatap kyuhyun yang sedang memasang wajah memelas di depannya, rasa tak tega itu  kembali menjalar di hatinya, seperti ini lah dia, tak akan mungkin tega jka kyuhyun sudah memohon seperti ini

“ baiklah “ kyuhyun hanya bisa mengembangkan senyumnya, sedangkan jiyeon hanya memandang layar handphone.nya yang tergeletak di atas meja, yeoja itu hanya kembali diam, melihat walpaper handphone yang memasang Fotonya bersama minho yang sedang tertawa menghadap kamera,  yeoja itu tersenyum kecil, namun dengan seketika senyum yeoja itu hilang saat mengingat perkataan terakhir krystal yang di tunjukan ke arahnya

Sedangkan tanpa di tahu oleh jiyeon, sepasang mata kyuhyun sedang menatap tajam ke arahnya serta layar handphone yang membuat ekspresi yeoja-yeoja itu beru ubah-ubah

“ hhhuuuFFFFtttt …”

^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^_^

Aku hanya diam di balkon apartemen sekarang, entahlah kemana perginya yeoja itu, park jiyeon!aku hanya melihat 2 kantung plastic yang penuh dengan bahan makan saat aku pulang tadi.tak tahu harus melakukan apa aku hanya berdiri di balkon apartemenku memandangi indahnya kota seoul sambil mendengar alunan lagu dari earphone milikku, salah satu hobi kesukaanku, mendenga musik yang membuat hati terikut dengan tiap lirik yang di ucapkan sang penyanyi

Tell me her name  (beri tahu aku namanya)

I want to know  (aku ingin tahu)

The way she looks (cara memandangmu)

And where you go? ( dan kemana kau pergi)

I need to see her Face ( aku harus melihat wajahnya)

I need to understand( aku perlu mengerti)

Why you and I came to an end( kenapa hubungan kita harus berakhir)

Tell me again! ( beritahu aku lagi)

I want to hear( aku ingin mendengar)

Who broke my Faith in all these years (siapa yang menghancurkan kepercayaanku selama ini)

Who lays with you at night (siapa yang berbaring di sampingmu saat malam)

Where I’m here all alone (saat aku di sini sendirian)

Remembering when I was you own (mengingat saat aku masih milikmu)

I’ll let you go( kan kubiarkan kau pergi)

I’’ll let you Fly( kan kubiarkan kau terbang)

Why do I keep on asking why (kenapa aku terus bertanya kenapa?)

I’’ll let you go(kan kubiarkan kau pergi)

Now that I Found(karena kita telah kutemukan)

A way to keep somehow (cara tuk menjaga)

More than BROKEN VOW ( tak lebih dari SUMPAH YANG TERLANGGAR)

Tell me the words I never said (katakan padaku kata” yang tak pernah kukatakan)

Show me the tears you never shed( tunjukan padaku air mata yg tak pernah kau tumpahkan)

Give me the touch(berikan aku sentuhan itu)

That one your promised  to be mine(yang kau janjikan jadi milikku)

Or has it VANISHED FOR ALL TIME (ataukah itu telah hilang entah kemana?)

I close my eyes (kupejamkan mataku)

And dream oF you and I(dan mimpikan dirimu dan diriku)

And then I realized (dan lalu aku sadar)

There’s more  to liFe  than only BITTERNES AND LIES (ada banyak hal dalam hidup selain KEPAHITAN DAN DUSTA)

I close my eyes (kupejamkan mataku)

I’d give away my soul(kanku korbankan jiwaku)

To hold you once again (untuk mendapatkanmu sekali lagi)

And never LET THIS PROMISE END ( takkan kubiarkan JANJI INI BERAKHIR)

 Tanpa kusadari air mataku mulai mengalir, entahlah! Kenapa aku bisa mendengarkan lagu ini?aku bahkan sangat terlihat tak berarti, tak ada satu halpun yang dapat kupertahankan, semuanya hilang,pergi dan menjauh.tak ada hal yang bisa ku maklumi, semuanya seperti berjalan di luar akal sehatku, mungkin memang sebuah janji hanya lelucoh yang harusnya tak pernah kupercayaai, tak pernah ku ingat dan harusnya aku sudah membuangnya jauh-jauh. Bodohnya aku mempertahankannya, mempertahankannya sampai sekarang, walaupun terluka, walaupun sakit, walaupun sesak dan walaupun itu hanya dusta dan kebohongan yang kejam, tapi entah mengapa aku ingin mempertahankannya, membuat yeoja itu melihat kembali ke arahku, melihat bagaimana aku masih menjga janji yang di ucapkannya, janji yang bahkan mungkin di lupakannya begitu mudah

Aku  mengangkat tanganku, menghapus air mata sialan ini dengan kasar, sugguh! Semuanya terasa menyesakkan.hug! aku berbalik  ke arah belakang, dan mendapati jiyeon sedang memelukku dengan menenggelamkan wajahnya. Demi apapun! Aku merindukan pelukannya, terasa lembut dan hangat. Tuhan aku tahu aku berdosa, tak seharusnya aku merasakan perasaan seperti ini kepadanya, tapi untuk saat ini, biarkan semua berjalan dengan sendirinya  .

“o-oppa! Aku menyayangimu,” lirihnya pelan dengan memperat pelukannya, aku hanya dapat menatapnya nanar,tak ada lagi yang bisa kulakukan selain membelai rambutnya dengan lembut, membuat yeoja itu makin menenggelamkan wajahnya dan makin memper’erat pelukannya

“oppa aku sungguh menyayangi lebih dari aku menyayangi diriku sendiri “ lanjutnya lgi,a ku hanya tersenyum kecil menanggapi kata-katanya

“nado!” sahutku. Aku menyanyangimu, aku menyayangimu lebih dari diriku dan lebih dari apapun, bahkan rasa sayangku berubah menjadi sebuah kata cinta  ,yang mulai dari sekarang mungki tak akan pernah terucapkan

^_^_^_^_^_^_^_^

Jiyeon pov

Di sini aku bersama seorang choi minho, berbari bebas di atas rerumputan taman samping apartemennya, memandang langit yang masih gelap karena tak lama lagi salju mungkin akan segera turun dan menandakan musim salju akan segera di mulai.sesekali aku mencuri pandang ke arah namja tampan yang sedang berbaring di sampingku ini, tak bisa kupungkiri, senyum tak bisa lepas dari bibirku, ingin rasanya akau memberhentikan waktu saat ini juga, saat aku merasa tenang, nyaman, dan hangat seperti ini. sungguh! Ini benar-benar terasa nyaman

“ minho oppa! “ panggilku pelan ke arah namja itu, kulihat ia hanya menengok dengan senyum , ya tuhan! Sungguh demi apa saja namja ini benar-benar terlihat tampan, bahkan jantungku serasa ingin melompat keluar

“kau mengingat perkataanku tentang  yeojachingumu? “ seketika senyum itu hilang. Hey! Bahkan aku belum menyelsaikan ucapanku

“ kenapa? Kau menginginkanku untuk mendapatkan yeojachingu? Kalau kau memang  sebegitu inginnya, aku akan berusaha “ aku hanya tersenyum kecil, lihat muka namja ini sekarang, mukanya asam dengan wajah di tekuk

“anieo!” sahutku sambil tersenyum, kulihat ia mengangkat sebelah alisnya, menatapku bingung. Apa itu sebuah jawaban yang aneh?

“sebelum kujawab alasannya aku punya sebuah permintaan padamu oppa! “ kulihat minho oppa makin mengerutkan keningnya, tapi tanpa bertanya namja itu menganggukan kepalanya  untuk mendengar permintaanku

“ jangan pernah beraniat untuk mempunyai yeojachingu! “ aku serius, ucapanku benar-benar  serius sekarang. Saat aku memeluknya dengan belaian lembut di kepalaku aku seperti menemukan kembali apa yang hilang dari diriku semenjak 3 tahun yang lalu.terdengar bodoh? Semua yang kujalani bahkan lebih terdengar bodoh, menyukai namja lain di saat aku mempunyai namja lain? Hey! Itu bahkan terdengar mengerikan, tapi aku mengakuinya! Aku mengakui bahwa aku mencintai seorang choi minho di saat aku mempunyai seorang namjachingu bernama cho kyuhyun. Aku yeoja egois! Tapi bukankah aku egois karena tak ingin menyakiti perasaan kyuhyun oppa?

“permintaanmu ada-ada saja” kulihat minho oppa terkekeh kecil, namun tiba-tiba senyum itu hilang saat namja itu menatapku yang sedang menatapnya dengan serius

“oppa aku serius “ sahutku lagi, kulihat namja itu membuang tatapannya dari wajahku

“jangan meminta sesuatu yang aneh seperti itu “

“ jeball oppa!” apa yang harus kulakukan saat ini selain memohon? Mengatakan aku mencintainya? Aku bahkan mungkin terlihat seperti  seorang yeoja yang suka mempermainkan perasaan namja-namja . mengatakan  aku mencintainya saat aku masih berstatus yeojachingu kyuhyun oppa? Oh tuhan! Apa yang harus kulakukan

“ aku tak yakin sampai kapan  aku bisa mengabulkan permintaanmu “ aku tersenyum kecil, setidaknya ia  bisa menjaganya walau dalam jangka waktu tertentu

“ gomawo oppa!” aku membalikkan badanku, kemudian memeluk minho  oppa dengan erat. Tuhan! Seperti yang kubilang, ini bahkan terasa lebih dari kata nyaman. Menyenangkan dan hangat. Tunggu oppa! Tunggu sampai aku terlepas dari status yeojachingu cho kyuhyun. Dan aku bisa menemukan alasan yang tak membuat namja baik hati itu tak merasakan sakit karena ke’egoisanku

“ tak usah berterima kasih! Aku melakukannya karena itu permintaanmu “ aku kembali tertwa ringan, sebenarnya apa yang kuragukan dari namja ini dulu? Apa yang membuatku gelisah saat ia meninggalkanku? Kenapa aku melupakan semua kebersamaanku dengannya dulu?

“ aigoo! Kalian mesra sekali! Ini yang kau katakan tak memiliki hubungan apa-apa choi minho! Cih neupen! “ aku membalikkan tatapanku mendongkak ke atas, menatap myungsoo,kai ,key , suzy, hyunwoo, dan IU sedang mengerumuni kami membentuk sebuah lingkaran dengan tatapan tajam. Dengan segera aku melepaskan pelukanku pada minho oppa dan segera bangkit dan duduk mengikuti ke-6 orang itu

“ sedang apa kalian di sini ?” kulihat minho oppa juga sudah bangkit, mukanya memerah! Mungkin malu tertangkap basah seperti itu. Kulihat ke-6 orang yang tadi hanya mencibir kecil , myungsoo dan kai mengangkat 2 kantung plastik besar di tangan mereka

“ kita berpesta “ uap mereka ber’enam bersamaan, minho oppa hanya tersenyum kecil, di ikuti olehku  yang merasa lucu dengan tingkah sahabat-sahabat baruku ini. pantas saja minho oppa betah tinggal di seoul, dia memiliki sahabat  selucu mereka semua

“ sudah menelelFon krystal untuk keluar ?” tanya kai pada kami ber-tujuh,

“ ne aku su……”

“ hey! Sudah lama menunggu bintang utamanya? “ kami semua berbalik menatap ke arah krystal yang sudah berlari ke arah kami dengan senyum, kulihat yeoja itu menatap ke arahku, kemudian tersenyum dengan lebar, aku hanya dapat tertawa kikuk setelah mengingat kembali apa yang di katakannya padaku sore tadi

“hai jiyeon “ sapa yeoja itu masih dengan senyum mengembang, dengan sekali gerakan yeoja itu sudah mengambil posisi duduk tepat di sebelahku

“ saat ini kita bertemu sebagai sahabat bukan? “ aku hanya tersenyum kecil, kemudian menganggukan kepalaku

^_^_^_^_^_^_^

“opa! Dorongnya yang lebih tinggi!” teriak jiyeon sedikit dengan nada yang tinggi, saat ia dan minho sedang asyik bermain ayunan di taman dekat apartemen milik minho

“ ne,ne,ne tuan putri “ jiyeon hanya terkekeh pelan, kemudian mulai kembali memainkan kakinya naik turun  membuat beban untuk dororngan minho makin terasa berat

“yak! Berhenti mengayunkan kakimu seperti itu! Kau bertambah berat jika seperti itu!”sahut minho kesal, sudah 30 menit mereka bermain dan dia hanya terus mendorong jiyeon bermain seperti itu

“ yak! Jadi sekarang kau mengataiku gendut?”cercah jiyeon tak terima di katai berat, minho hanya menarik naFasnya pelan kemudian mulai melangkah menuju seluncuran yang tak terlalu jauh dari tempat mereka tadi

“ aku mengataimu berat! Bukan gendut!”jiyeon meyunkan bibirnya, dengan langkah sebal di dekatinya minho dan menodrong namja itu agar terjatuh dari tempatnya namja itu duduk

“apa bedanya? Karena gendut makanya berat! Aisshhh! aku tak seberat itu”minho hanya tersenyum kecil sambil menganggukan kepalanya mencoba untuk mengalah

“ arrasoe! Kau ringan sekali jiyeonie!!”sahutnya sedikit tertawa, membuat jiyeon semakin sebal.di pukulnya minho yang sebenarnya sama sekali bukan pukulan yang kuat

“ yak! Sebenarnya apa yang kau inginkan? Dikatai gendut marah! Dikatai ringan juga marah” jiyeon makin menekuk wajahnya sebal, di balikkan badannya untuk meninggalkan minho , tapi baru beberapa langkah yeoja itu sudah tersandung,  membuat siku dan lutut yeoja itu menghantam tanah dengan kuat. Minho membelakkan matanya dengan segera ia berlari ke arah jiyeon dan membantu yeoja itu berdiri

“gwencana?” tanya minho khawatir, jiyeon hanya mengangguk pelan , padahal dapat terlihat jelas darah segar mulai mengalir dari siku dan lutut yeoja itu

“ kau duduk di situ sebentar! Aku akan mengambil kotak p3k di apartemen “ ucap minho sambil berlari meninggalkan jiyeon yang masih meniup-niup pelan lukanya yang sedikit terasa perih itu, beberapa menit yeoja itu menunggu, mungkin tak sampai 10 menit ia sudah bisa melihat minho berlari kembali kearahnya membuat jiyeon tersenyum keci. Kenapa namja itu bisa secepat itu

“ mungkin akan terasa sedikit perih “ ucap minho pelan, kemudian mulai mengobati luka jiyeon dengan hati-hati. Jiyeon hanya mengigit bibir bawahnya, kakinya terasa keram saking perihnya

“auwww……” ringis yeoja itu saat perihnya  luka yang di dapatnya tak bisa di tahannya lagi, minho yang mendengar ringis kesakitan jiyeon dengan segera menjauhkan tangannya dari luka yang masih mengeluarkan darah itu

“ apa sakit?” tanya minho hati-hati, jiyeon hanya mengangguk, masih mengigit bibir bawahnya untuk menahan perih

“ tahan sedikkit lagi, akan kuselsaikan dengan cepat” jiyeon hanya mengangguk lagi, membuat minho kembali berkutat dengan luka milik yeoja itu. Tanpa di sadari seulas senyum mengembang di wajah jiyeon, menatap minho yang masih mengoleskan obat dengan muka serius

“oppa! Kau baik sekali! “ minho hanya tersenyum tanpa  membuang tatapannya dari arah luka milik jiyeon, nama itu hanya terkekeh pelan mendengar tiap ucapan yang keluar dari mulut jiyeon

“ mungkin itu yang membuatku mencintaimu “lanjut yeoja itu lagi tanpa sadar, membuat minho yang tadi sempat tersenyum tiba-tiba berhenti dan menatap yeoja itu dengan serius, jiyeon yang sepertinya baru tersadar dengan ucapannya sendiri melotot tak percaya dengan apa yang di ucapkannya

Sedangkan di tempat lain tak jauh dari tempat minho dan jiyeon, ada 2 pasang mata yang menatap mereka dengan serius

“ kau lihat bagaimana dekatnya mereka berdua bukan?” ucap seorang yeoja kepada namja yang sedang menatap  lurus menghadap  arah minho dan jiyeon yang sedang menatap satu sama lain

“ aku mempunyai satu permintaan padamu, aku ingin bernegosiasi tentang……..”  yeoja itu diam, saat namja di sampingnya  menatapnya dengan tajam, namun sedetik kemudian  tiba-tiba seulas senyum kecut  terpampang di wajah tampannya

“ bukannya mereka terlihat serasi?” sahut namja itu sambil menundukan wajahnya

TBC

bagaimana? lagi-lagi aku ngecewain ya? minahe! sama seperti part sebelumnya, aku buatnya sambil ngikut sirkuit balapan, soalnya untuk beberapa wwaktu kedepan aku nggak bisa untuk posting ff dulu, aku punya tugas menempuk yang sedang menungguku. oh ya! my sweet reader, jangan lupa ninggalin jejak ya?

Advertisements

31 thoughts on “BECAUSE I BELIEVE YOUR PROMISE 4

  1. Hauhauah…
    Kata” na menyayat hati q…
    Aq suka part ini….
    Sumpah…
    Minji moment na so sweet bgt…
    Pengen lebih liat mereka tersenyum..
    Kristal.. Semoga itu benear..?
    Siapa kahan 2 org itu…

    Ahhh.. Penasaran.. 🙂
    Ditunggu next part na 😉

  2. itu lagu judulnya apa?? kok bisa ngepas gitu .
    jiyeon beneran pabbo deh,, tapi kyu kasian juga sih

    apa yg ngintip itu kyu?? tapi yeoja itu siapa??

  3. Ahhh… Sweet abiss… Moment minji nya banyakk trus bikin melted lagi 😀

    Krystal beneran suka minho sebagai saudara dan sahabat??
    Yg ngintip siapa?? Namja nya kyu kah?? Yeoja nya??

  4. so sweettt moment minji nya
    suka lihatnya..

    semoga perkataan krystal itu beneran, cuma suka minho sebagai sahabat/saudara..
    yang ngintip minji sapa tu? kyu bukan? tp yeojanya?
    pensaran kelanjutannya 🙂

  5. Kyuhyunkah Namja itu. Apa kyu merestui Minji Yes buat Minji bersatu thor, kasian Minho menderita dengan perasaanya..
    Ditunggu kelanjutannya

  6. wahhh,, part ini byk minji moment yg sweet 🙂
    tapi apa maksudnya negosiasi? mereka mau buat rencana misahin minji yaa? hhuhu, itu namja kyuhyun yeoja nya krystal iya kah?
    kenapa berasa sulit bgt mutusin kyuhyun -,- gak yakin ama ucapan krystal
    apa reaksi minho yaa?
    next part. Fighting 🙂

  7. yeeeyyy,,,,jiyeonnie keceplosan….
    siapa tuh namja-yeoja yg liatin minji???kyu kah??yeojanya siapa??krystal?? mereka negosiasi apa???semoga bukan sesuatu yg buruk,,,kyu relain jiyeonnie sama minppa ya,,,
    jiyeonnie cptan tgas deh,,,

  8. minji so sweet,bkin iri aja. .

    jiyi cpetan ptus sama kyupa donk,terus jadian deh sama minpa. .

    siapa 2orang itu?
    krystal and kyuhyunkah ?

  9. alurnya lama,, jadi kaya disitu situ aja majunya dikit,,
    kalo di anara dua pilihan itu memang harus ada yang tersakiti, , , jadi jika jiyeon mengatakan sampai kyuhyun tidak merasa tersakiti itu salah besar,, gak ada kehidupan nyata yang seperti itu itu sangat susah,,
    mianhe comenya gak ngenakin cuman mau kasih saran aja

  10. aigooooo MINJI sweet bnget sich….
    bkin melted…Kkkk
    neeeext bnyakin lagi moment MINJI yabkin kta lebih melted lagi donk…heuheu

  11. Terasa alurnya cepat bgt,jd agak sedikit binggung bacanya. sebenarnya siapa sih yg selalu melihat minho n jiyeon? Kyu,krystal atau teman2 minho yg lain? Ditunggu lanjutannya saeng 🙂

  12. Huft untung krystal onni bikin jantungan .. B-)
    hahah … Jiyeon onni keceplosan .. 😀
    penasrN siapa dua org yg sdng berbncng yh .. 😐

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s