BECAUSE I BELIEVE YOUR PROMISE 3

Gambar

Title : because I believe your promise 2

Author : @windyverentnita

Main cast :- choi minho ‘SHINee ‘

–          Park jiyeon  ‘T-ara’

Lenght : chapter

Genre : romance

Rating :  tentuin sendiri yah !!

 Annyeong haseyo!!!!

I’M BACK. mianhe ya kelamaan . I have something to do. nggak apa-apa kan? sumpah aku ngetikpart ini cepet banget jadi nggak terlalu mikirin alur cerita deh, mianhe chingu. nggak mau banyak cek cok nih. tingglin comment ja dn selmat membaca

“ oppa! kau yakin  tidak memiliki yeojachingu dengan  Fans sebanyak ini?” bisik jiyeon pelan saat dia dan minho melewati pintu  sekolah baru miliknya, yeoja itu sedikit bergedik ngeri melihat tatapan Fans-Fans minho yang menatapnya tajam

“ aku akan mulai mencoba mencarinya ,jika kau memang  menginginkannya “ sahut minho pelan sambil berjalan   mendahului jiyeon, namja itu kini bertambah kesal karena masih sepagi ini jiyeon sudah bertanya hal-hal seperti itu, sedangkan jiyeon yang masih diam di tempatnya hanya bisa memandang punggung minho kosong, seperti tersadar akan sesuatu ,dengan cepat yeoja itu menggelengkan kepalanya mencoba menyadarkan dirinya sendiri kemudian mulai mengejar namja yang sudah berjalan jauh di depan

“mianhe “ akhirnya kata yang dari tadi malam di pendam yeoja itu keluar juga , kedua tangannya menggenggam erat pergelangan tangan minho mencoba menahan namja itu pergi lebih jauh lagi

“untuk ? “tanya  minho tanpa berbalik  ke arah  jiyeon .jiyeon hanya diam, otaknya berFikir keras  tak ada kata-kata  lagi yang bisa di ucapkan yeoja ini, ia sama sekali tak tahu apa kesalahannya. Sedangkan minho yang tak mendapat jawaban hanya  menghembuskan naFasnya pelan, di balikkan badannya  menghadap ke arah jiyeon, tangannya terangkat  memegang ke dua bahu milik yeoja itu

“ucapkan lagi permintaan maaF’mu itu saat kau tahu kesalahanmu!  Selama itu ayo bersikap biasa saja “ senyum mengembang  di wajah minho, membuat jiyeon sedikit bernaFas lega , dengan segera yeoja itu menganggukan kepalanya kemudian ikut tersenyum ke arah minho

“ oh ya! Mianhe jiyeonie! Tak apa-apa’kan  kau pergi ke ruang guru sendirian? Aku masih ada perlu dengan krystal dan suzy, kau bisa sendiri’kan?“ jiyeon hanya mengangguk pelan, sedangkan minho sudah berlari pelan sambil melambaikan tangannya ke arah jiyeon . yeoja itu terus saja memandang punggung minho yang sedikit demi sedkit mulai menghilang, tatapannya beralih pada tangan mungilnya yang mengenggam dua kantung plastik berwarna warni, seperti melupakan sesuatu yeoja itu memukul pelan kepalanya

“ aisshhh! aku lupa memberikannya” lirih yeoja itu pelan sambil memandangi plastik warna warni itu

“ valentine masih lama saja dia sudah mendapatkan cokelat sebanyak ini “ lanjutnya lagi, kemudian dengan pelan di langkahkan kakinya menuju  sebuah ruangan yang terlihat besar dari ruang-ruangan lainnya, dengan tulisa ruang guru di papan pintu masuknya

^_^,^_^,^_^,^_^

“ yak kalian! Masih pagi-pagi sudah menyusahkanku “ teriak minho saat ia menemukan suzy,krystal,myungsoo dan kai sedang asyiknya nongkrong di  kantin sekolah dengan santianya, tangan namja itu di pukulkannya ke atas meja dengan beberapa lembar kertas yang di genggamnya,cukup kuat untuk mebuat mangkuk makanan ke 4 orangnya yang sedang asyik sendiri itu terangkat dan hampir jatuh dengan Cuma-Cuma

“yak choi minho! Kau  ini kenapa? “ teriak myungsoo kesal ,

“ ah miane ! aku tak  bermaksud menganggumu, aku sedang kesal dengan dua orang yeoja yang sok cantik ini”  ucap minho sambil menunjuk ke arah  krystal dan suzy, sedagkan 2 orang yeoja yang di maksud itu hanya menatap minho  bingung

“ kau sedang bicara apa? Datang-datang  kau langsung marah-marah pada kami, kau ajak bertengkar? “ucap suzy angkat bicara setelah dari tadi ia hanya sibuk dengan cermin di tangannya, krystal hanya mengangguk, menyetujui apa yang di katakan yeoja yang duduk di sampingnya itu,

“ dari kemarin kalian terus saja berdandan, dan kau krystal! Kenapa kau ikut-ikutan belajar berdandan bersama suzy, kupikir  kemarin saat kalian berdadan kalian sudah menyelsaikan tugas bagian yang kalian bentuk sendiri. Kalian lihat, 5 lembar masih kosong, dan itu semua kesalahan kalian dan juga make up-make up menyebalkan itu, apa yang harus kukatakan padak pak tua cerewet itu ha? “ bentak minho dengan nada naik 2 oktaF dari sebelumya, seketika 2 orang yoeja itu hanya diam sambil menatap minho dengan tatapan sebal, dengan sekali gerakan cepat namja itu  megambil kumpulan kertas yang dari tadi di bawanya itu dan di terbangkannya ke arah krystal dan suzy, membuat dua orang yeoja yang sebenarnya ingin berniat diam, mulai kembali murka

“ yak! Choi minho! Kami ini yeoja, kenapa kau begitu kasar eoh?” teriak krystal dan suzy bersamaan , dengan kompak kedua yeoja itu melayangkan  kembali tugas  yang tadi sempat mengenai wajah mereka itu, hingga terbang mengenai minho dengan keras. Karena keras kepala dan siFat tak ingin kalah, perkelahian cekcok tak dapat di hindari, sementara  2 namja yang dari tadi hanya memilih diam itu  hanya menatap datar ke arah 3 sahabatnya yang pagi-pagi begini sudah membuat kantin heboh , hal biasa untuk mereka, karena  seperti inilah kehidupan sma mereka, penuh dengan pertengkaran, tapi sebenarnya saling menyayangi

Plakkk

Sebuah benda berwarna putih mendarat tepat di wajah myungsoo. Seketika muka namja itu memerah, di tatapnya ke 3 sahabatnya yang masih asik dengan argumen mereka masing-masig, hingga melupakan benda yang dari tadi mereka  lempar ke sana kemari itu, mendarat di wajah orang yang salah. Kai yang melihatnya dengan mata kepalanya sendiri tak bisa menahan tawa, namja itu sudah tertawa terbahak-bahak, membuat myungsoo menatap kai murka

“ kaucari maslah?” teriak myungsoo sambil melempar benda yang harusnya tugas milik minho, krystal dan suzy  itu ke arah wajah kai, membuat namja itu juga larut dalam emosi, di ambil kembali benda berwarna putih itu , kemudian mulai melemparkannya kembali ke arah myungsoo, karena namja tujuannya itu menunduk, membuat tugas itu melayang ke arah krystal.

“ yak! Kalian berdua juga cari masalah? “ teriak krystal kearah myungsoo dan kai, membuat  minho dan suzy yang dari tadi sibuk dengan argumen masing-masing juga ikut berhenti untuk sementara waktu. Ke lima orang itu saling menatap satu sama lain,mata kelima orang itu memincing,melihat satu sama lain dengan sengit, tanpa aba-aba ke lima orang itu sudah mengambil tas mereka masing-masing dan mulai melemparkan semua isi di dalamnya tanpa tujuan. Semua orang di kantin hanya bisa menarik naFas, tak ada pagi yang tenang untuk mereka, setiap hari kelompok orang-orang yang mengaku  bersahabat itu terus saja bertengkar walaupun itu hanya masalah kecil sedikitpun. Hanya satu hal yang dapat mereka sukuri hari ini, tak ada key,hyunwoo serta IU yang menambah keributan dan membuat kantin sekolah itu tak berbentuk

“minho opa! Aku ingin mengembali…………”  teriak seorang yeoja yang tertahan, setelah melihat bagaimana berantakannya kantin karena ulah namja yang di maksud serta  ulah ke 4 sahabat namja itu

“ kalian sedang bermain ya? “ lirih yeoja itu pelan sambil membuang tatapannya ke arah barang-barang yang sudah berserakan di lantai , tatapannya yeoja itu beralih pada kelima orang yang menyebabkan kekacauan , membuat mata yeoja itu  membulat dengan sempurna saat melihat bagaimana berantakannya seragam milik seorang choi minho dan ke 4 sahabatnya. Seingatnya ia dan namja ini baru sampai ke sekolah ini selama 30 menit, tapi lihat sekarang! Seragam itusudah tak beraturan

“o-o-opa! Gwencana? “ lirih yeoja itu lagi, sedangkan yang di tanya, hanya menarik naFasnya pelan, kemudian kembali menatap ke 4 sahabatnya bergantian, tatapannya kembali ke arah yeoja yang bertanya padanya, di tariknya ujung bibirnya membentuk senyum kecil, sedangkan ke 4 orang lainnya itu hanya bisa mulai memperbaiki seragam milik mereka

“ yak! Kenapa kalian bersenang-senang tanpa kami ?” teriak suara cempreng milik seorang namja , spontan saja jiyeon dan minho serta ke 4 orang yang sedang berantakan itu menatap ke arah orang yang sedang berteriak seperti seorang eoma-eoma. Dapat di lihatnya  key,IU ,serta hyun woo berlari ke arah mereka dengan tatapan kesal

“ aigoo! Lihat ke 5 orang ini, berani sekali mereka bersenang-senang tanpa kami! “ucap hyunwoo mendukung ucapan key, sedangkan IU langsung berlari ke arah krystal  dan suzy

“ gaya kalian hari ini daebak! “  sambung IU lagi, di lihatnya satu persatu seragam sahabat-sahabatnya itu, yeoja itu hanya dapat mengeleng-geengkan kepalanya, kemudian mulai memperbaiki dasi milik minho,myungsoo, dan kai

“ berhentilah bersikap seperti itu, dan kami bukan sedang bersenang-senang!  “  ucap minho sedikit  meninggi, di tatapnya semua sahabatnya itu, kemudian mulai memungut satu-persatu barang miliknya yang sudah berhambur di lantai kantin

“ biar kubantu! “ minho mendongkakkan kepalanya, menatap  jiyeon  yang sudah  ikut berjongkok sambil membantu memunguti  barang-barang yang berserakan itu, minho  menganggukan kepalanya pelan dengan senyum manis yang di pasangnya  membuat jiyeon tanpa sadar ikut tersenyum kecil

“ aigoo choi minho! Kau memainkan drama dengan baik, kau tak ingin memperkenalkan yeojachingumu itu pada kami? “  ucap key dengan nada mengejek, membuat senyum di wajah minho  hilang dengan seketika, di tatapnya namja yang seperti eoma-eoma itu dengan tajam

“ aku bukan pemain drama! Dan dia bukan yeojachinguku! Daripada kalian hanya berdiri tanpa kerjaan seperti itu, bagaimana kalau kau membantuku dan jiyeon untuk memunguti barang-barang ini? kalian ingin kita berlapan di hukum oleh leetuk saem lagi? Sumpah! Hari ini aku sedang lelah untuk berlari-lari di lapangan “ key hanya memayunkan bibirnya, sedangkan enam orang lainnya itu hanya menurut, kemudian mulain berjongkok dan memunguti barang-barang  yang berserakan itu

“ oh ya aku samapai lupa, kenalkan! Yeoja ini park jiyeon, dia sahabatku dari busan! “ ucap minho pelan saat ia baru mengingat belum memperkenalkan jiyeon kepada sahabat-sahabtnya itu, jiyeon hanya  dapat tersenyum kecil ke arah 7 orang yang baru di kenalnya itu

“ anyoeng haseyo! Park jiyeon immida!” sambung jiyeon cepat, ke tujuh orang itu hanya tersenyum ke arah jiyeon, sepertinya mereka mendapat satu teman baru sekarang

“ busan? Kau benar dari busan? “ tanya kai  kepada jiyeon, jiyeon hanya dapat mengangguk dengan senyum masih mengembang di wajahnya

“yak choi minho! Atau jangan-jangan dia yeoja yang sering kau bicarakan itu? Yeoja itu park jiyeon kan?ahh  pantas saja kau menolak semua yeoja itu, ternyata orang yang kau sukai secantik ini?” ucap kai lagi sambil  menyenggol lengan minho pelan, jiyeon hanya diam, ada raut kebingungan di wajahnya, ia sama sekali tak pernah mendengar jika minho mempunyai seorang yeoja yang di sukainya.minho hanya diam, wajah namja itu sudah merah seperti kepitng rebus, dengan cepat namja itu berdiri kemudian mulai menaruh barang-barang yang di pungutnya di atas meja kantin

“ anieo! Bukan dia yang kumaksud!  Lagipula  jiyeon sudah memiliki seorang namjachingu!  Mahasiswa tampan, benarkan jiyeon? “ jiyeon tak bereaksi apa-apa, yeoja itu hanya melamun  dengan tatapan kosong tanpa memperdulikan bahwa minho sedang bertanya kepadanya

“ kau tak pintar berbohong choi minho! Kau selalu mengatkan tipe idealmu seperti aktris senior kim tae hee! Kau lihat yeoja ini! aigoo, dia benar-benar mirip dengan aktris cantik itu “ minho tak berkata apa-apa lagi, lidahnya terasa keluh, dia seperti terpojok oleh ulah teman-temannya sendiri, di tatapnya jiyeon yang masih  berjongkok, yeoja itu sudah  mulai tersadar dari lamunannya tapi sialnya mata yeoja itu menatap minho dengan tajam seperti meminta penjelasan, minho yang tak tahu apa-apa hanya bisa menelan ludahnya,tak  tahu harus berbuat apa l?, di tambah lagi, yang harus di bohonginya adalah sahabat-sahabatnya, jelas saja itu tak mudah ,karena mereka mengenal satu sama lain dengan sangat baik

“anieo! Yeoja itu bukan dia !!! aku mengenalnya, yeoja itu bukan park jiyeon “seluruh mata  beralih pada seseorang yang sedang berbicara itu termaksud minho dan jiyeon

“krystal..!!” lirih pelan minho, sedangkan krystal hanya tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya, membuat minho tersenyum kecil dan membuang naFas lega

“ jadi bukan jiyeon ya? Aku penasaran! Yeoja yang di sukai minho itu secantik apa?”sambung key  dengan nada kecewa, namja itu benar-benar ingin tahu yeoja seperti apa yang membuat minho menolak semua yeoja yang berusaha dekat dengannya

“apa aku mengenalnya? “ tanya jiyeon, membuat semua orang itu menatap ke arahnya

“ anie ! kau sama sekali tak mengenalnya! Minho bertemu dengannya saat aku dan dia di berikan tugas kelompok bersama yeoja itu saat di busan dulu “ jiyeon hanya kembali diam, ditatapnya minho yang masih belum berkata apa-apa, entah kenapa rasa kecewa menyelimuti perasaan yeoja itu

“yak kalian semua!  Kenapa belum masuk ke kelas? Kalian ingin kuhukum lagi? “ teriak suara berat dari  salah satu pintu kantin, spontan saja kesembilan orang itu terkecuali jiyeon menatap ke arah orang yang berbicara, hampir saja mereka berlapan berteriak dengan kompak setelah melihat leetuk saem sudah berdiri melipat tangan di dadanhya dengan kayu kesayangannya itu di tangan sebelah kanannya, dengan cepat mereka semua berlari terbirit-terbirit menuju pintu kantin yang berlawanan  dengan tempat leetuk saem. Minho yang sudah berlari sampai di ambang pintu tiba-tiba berhenti, saat menyadari jiyeon masih diam berjongkok di tempat mereka tadi, dengan cepat namja itu berlari kembali dan menarik tangan jiyeon

“ apa kau ingin di hukum di hari pertamamu? “tanya minho sambil terus menarik tangan jiyeon berlari melewati koridor sekolah , jiyeon hanya menggeleng pelan dengan menatap  kosong pergelangan tangannya

“ kata saem kau masuk kelas berapa? “ tanya minho lagi, jiyeon hanya kembali diam namun dengan cepat ia mengembalikan kesadarannya setelah mendapat tatapan bingung dari minho

“2-4 “ jawab yeoja itu, minho hanya tersenyum pelan  setelah mendengar jawaban yang di ucapkan jiyeon

“bagus! Kita sekelas “jiyeon mulai tersenyum kecil setelah melihat minho yang sudah memasang senyum indah miliknya, membuat yeoja itu melupakan untuk sementara siapa yeoja yang dicantai namja yang sedang menariknya ini

“ ah sial! Kim saem sudah masuk di kelas! Eothoke? Kalau kita masuk sekarang kita pasti langsung dapat hukuman dari guru killer itu, kau tak apa-apakan membolos pelajaran di hari pertamamu ?” tanya minho hati-hati,ia benar-benar merasa tak enak karena ulahnya serta teman-temannya hingga membuat yeoja ini harus membolos di hari pertamanya

“ gwencana! Itu keahlianku “ ucap jiyeon sambil tersenyum manis, membuat minho sedikitbernaFas lega, di tariknya kembali tangan jiyeon kemudian mulai berlari kembali di koridor sekolah yang sepi itu

“ eodiga? “ tanya jiyeon karena minho langsung menarik tangannya begitu saja, tanpa memberi tahu dulu  kemana mereka akan pergi

“ atap sekolah! Kau tak ingin leetuk saem menemukan kita berkeliaran di koridor sekolah seperti tadi bukan? Kau tahu? Kayu yang selalu di bawanya selalu menghantam pantatku! “ jiyeon hanya tertawa kecil, melihat bagaimana ekspresi minho yang lucu. Mereka berhenti tepat di depan sebuah pintu setelah melewati banyak anak tangga, di bukanya pintu itu, jiyeon hanya bisa melongo saat melihat ketujuh orang yang di temuinya di kantin tadi sudah duduk manis  sambil memakan beberapa cemilan di lantai

“ahh kau datang minho? Pasti saem di kelasmu sudah masuk! Ayo duduk! Kita semua senasib” ucap myungsoo sambil meminum minuman kaleng di tangannya, sedangkan suzy dan krystal sedikit bergeser untuk  membiarkan jiyeon dan minho duduk di samping mereka

“yak kai,suzy, krystal! Kalian bahkan belum mengecek di kelas kita ada saem atau tidak, malah se’enaknya nongkrong di tempat ini “ucap minho sedikit kesal, ketiga sahabatnya selalu saja begitu, pergi membolos sesuka hati

“ aku sudah tahu saem yang rajin itu pasti sudah  masuk! Kau saja yang suka repot seperti itu “ bela suzy mewakili kedua sahabatnya, minho hanya dapat menggerutu tak jelas sedangkan jiyeon hanya tersenyum kecil menanggapi sikap  teman-teman barunya itu,sepertinya hari berikutnya akan terasa menyenangkan

^_^,^_^,^_^,^_^,^_^

Praaakkkkkk’

Bunyi hantaman buku tebal yang mendarat dengan kasar di atas meja, namja paruh baya yang melempar itu  sama sekali tak memperdulikan buku tebal  yang sempa jadi bacaannya itu, tatapannya di tunjukannya dengan tajam ke arah 2 yeoja dan seorang namja yang hanya diam tertunduk di depannya,  sambil sesekali  menyenggol lengan teman di sampingnya

“kali ini alasan apa lagi CHOI MINHO ,BAE SUZY,  DAN JUNG KRYSTAL?”  teriak namja paru baya yang tadi melempar  buku tebal itu, ketiga orang yang di tanya itu lagi-lagi hanya menyenggol lengan satu sama lain dengan memberikan beberapa kode menyuruh untuk menjawab pertanyaan  kepala sekolah yang lagi-lagi murka kepada mereka bertiga

“mian saem, tugas itu……..” minho diam sejenak, menimang baik-baik apa yang  harus di katakannya untuk menghindari kemurkaan kepala sekolahnya

“ kenapa dengan tugas itu?” tanya namja paruh baya itu  meyakinkan , minho hanya bisa menelan salivanya sendiri, entah hukuman apa yang akan di terimanya jika ia salah bicara sedikit saja

“ ahhh saem! Dengarkan dulu penjelasanku!tugas itu,,,, ah tugas itu  tertinggal di rumah. Iakan suzy, krystal?” tanya minho dengan senyum lebar, segera di senggolnya kedua lengan sahabatnya yang hanya diam menunduk. Kedua orang yeoja itu dengan segera mengangguk dengan senyum kuda

“ ne saem! Tugas itu tertinggal! Ah itu tertinggal di rumah suzy” jawab krystal sedikit gelagapan, sementara suzy hanya bisa melototkan matanya tak terima

“ benar itu suzy?” tanya saem itu lagi, tatapannya bertambah  tajam , membuat suzy sedikit  ciut untuk di tatap seperti itu

“ ne saem”

“ terus ini tugas  siapa?” minho,suzy dan krystal hanya bisa menghembuskan naFasnya sambil menepuk jidat  mereka pelan,  ketiga orang itu hnya bisa melirik saem yang mmegang sebuah tumpukan kertas yang sudah lecek tak berbentuk

“ miane saem” lirih mereka bertiga bersamaan, dengan cepat saem berdiri  dan lagi-lagi menghantam meja kejanya

“ SEKARANG KALIAN KELUAR DAN KERJAKAN TUGAS ITU 2 KALI LIPAT DARI SEBELUMNYA, DAN KUMPULKAN BESOK “ ketiga orang itu hanya bisa mengangguk, dengan pelan mereka melangkah keluar ruangan yang dari tadi  terasa pengap itu. Di hentikan langkah mereka setelah merasa cukup  jauh dari ruangan namja paruh baya yang yang di beri gelar sebagai kepala sekolah sma mereka ,ketiga orang itu hanya bisa saling menatap satu sama lain

“ buahahahahahahah……” entah apa yang lucu ketiga orang itu sudah tertawa terbahak-bahak hingga menggema di koridor sekolah yang sudah mulai sepi itu

“ kau lihat ekspresi marah pak tua itu hahahaha….” ucap krystal dengan sesekali  memegang perutnya yang terasa sakit karena terlalu banyak tertawa

“kerutan di pipnya bertambah satu hahahaha, kita harus meminta key mentraktir kita.bagaimana? kita berhasil bukan menambah kerutan di wajahnya? Bahkan wajahnya bertambah 20 tahun lebih tua dari umur sebenarnya” suzy hanya bisa memegang perutnya, tawa tak henti-hentinya keluar dri mulut yeoja itu

“ berhenti tertawa seperti itu! Kalian pasti dengar bukan perkataan pak tua itu? Tugas kita bertambah dua kali lipat” ucap minho setelah tawanya mulai mereda, di ingatnya kembali ucapan terakhir  kim saem untuk menambahkan tugas mereka

“ tak usah diFikirkan, kerjakan nanti saja. Lama kelamaan pak tua itu pasti melupakannya! Lagipula sepertinya akan turun hujan, aku ingin bersantai di rumah saja “ sahut  suzy santai, minho dan krystal hanya mengannguk menyetujui, mereka juga sedang malas untuk keluar apalagi untuk mengerjakan tugas. Minho yang seperti menyadari sesuatu langsung membelakkan matanya, di tatapnya suzy dengan tajam

“ apa kau bilang? Hujan? “ tanya minho seperti seseorang yang terdesak, suzy hanya mengangkat sebelah alisnya, merasa bingung dengan tingkah minho

“ ne! Kau tak lihat di luar sedang mendung? “ dengan segera minho membuang tatapannya ke arah luar jendela, dapat di lihatnya langit gelap dengan sesekali ada kilatan cahaya seperti blitz Foto

“ mianhe aku diluan! Ada seseatu yang aku lupakan “ tanpa memperdulikan jawaban dari kedua yeoja itu , minho sudah berlari menyusuri koridor, diFikirannya hanya satu, park jiyeon!

Namja itu berlari dengan cepat, bahkan saat menuruni tangga namja itu sudah tak menuruninya satu persatu, 2 tangga sekaligus. Hingga langkahnya terhenti tepat di depan seorang yeoja dan namja yang sedang menatapnya bingung

“o-o-opa! Kenapa  berlari-lari seperti itu? “ tanya yeoja cantik itu pelan, minho belum menjawab apa-apa. masih sibuk mengatur naFsnya sendiri hingga tatapannya terhenti pada seorang namja yang sedang berdiri manis merangkul yeoja yang sedang berbicara dengannya itu, untuk beberapa detik tak ada kata-kata yang keluar dari mulut minho, mata namja itu masih sibuk menatap namja di depannya tanpa berkedip, masih berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia sedang bermimpi. Hingga pertanyaan yang di keluarkan yeoja yang memanggilnya tadi memecahkan lamunannya

“o-oppa! Kenapa berlari-lari seperti tadi? “ ulang jiyeon ntuk yang ke-4 kalinya, minho hanya menatap sekilas yeoja itu kemudian kembali menatap kyuhyun  dan berhenti pada tangan kyuhyun  yang masih terpampang manis merangkul pinggang jiyeon. jiyeon yang seperti menyadari arah tatapan minho dengan segera melepaskan tangan kyuhyun  dari pinggangnya

“ tak apa-apa! hanya mencoba olahraga “ jawab minho berbohong, padahal sebenarnya dia sedang mencemaskan yeoja ini

“ oppa! Hari ini aku ingin pergi bersama  kyuhyun  oppa! Tak apa-apa’kan? “ tanya jiyeon pelan, berharap minho mengizinkannya. Yeoja itu sendiri bingung, sebenarnya untuk apa dia meminta izin? Dia bahkan tak memiliki hubungan lebih dari sahabat yang merasa seperti saudara  kepada minho

“ kenapa meminta izin? Aku bukan eoma.mu! “ sahut minho dengan seulas senyum kecil, dalm hatinya namja itu terus saja memaki dirinya sendiri untuk  memasang senyum lebih manis yang di pasangnya sekarang. Kyuhyun hanya tertawa kecil mendengar jawaban minho, sedangkan jiyeon ikut tertawa, tawa kecut lebih tepatnya

“ kalau begitu aku di luan” ucap minho pelan sambil membungkukkan badannya, di langkahkahkan kakinya melewati jiyeon dan kyuhyun, entah apa yang dipikirkan minho, namja itu berhenti kemudian kembali  berjalan menghadap jiyeon, dibongkarnya pelan tas selempang yang di pakainya, mencoba mencari sesuatu

“ aku sudah menaruh pesanan lagumu di sini, coba dengarkan? “  ucap miho lagi, tanpa menunggu jawaban jiyeon  namja itu sudah memasangkan earphone di telinga jiyeon dengan setelan volume paling keras. Jiyeon hanya dapat memandang minho bingung, seingatnya ia sama sekali tak meminta minho untuk mendowload atau memesan lagu apapun. Tanpa memperdulikan tatapan bingung jiyeon ,minho segera melangkah namun lagi-lagi langkahnya berhenti. Di balikkan badannya menatap jiyeon yang sudah menaruh earphone  yang di pakaikannya tadi di lehernya

“  hujan akan turun, aku sarankan kau tetap memakai earphone itu! Bukannyakau suka mendengar lagu saat hujan?” jiyeon makin mengerutkan keningnya, sama sekali tak mengerti arah pembicaraan minho, suka mendengar lagu saat hujan? Itu sama sekali bukan hobinya. Di tatapnya namja yang sudah mulai melangkah menjauh hingga tak terlihat itu

“ huja? Lagu?earphone ?” lirih jiyeon, sambil terus menatap benda yang tergantung di lehernya itu, kyuhyun yang melihat jiyeon yang kebingungan segera angkat bicara

“ waeyo? Ada yang salah?” tanya kyuhyun lembut, dengan segera jiyeon menggelengkan kepalanya kemudian mulai mengikuti lkyuhyun yang sudah mulai berjalan. Baru saja 5 lima langkah, tiba-tiba langkah jiyeon terhenti seperti mengingat sesuatu, baru saja ingin di pasangnya earphone itu ketelinganya, sesuatu bunyi keras mengangetkannya

Gllleeegggaaaaarrrrrrr

Suara guntur menggelegar seperti ingin merobobohkan atap sekolah , dengan spontan jiyeon berjongkok dan menutup telinganya, jantungnya berdegup kencang, peluh mulai mengalir di wajahnya

“chagi? Waeyo? Kau terlihat tak sehat “ ucap kyuhyun panik saat melihat jiyeon sudah berjongkok dengan peluh yang terus mengalir, jiyeon hanya menggeleng kaku, dengan tangan bergetar di angkatnya earphone itu mencoba memakainya ke telinganya, alunan lagu mulai terdengar di telinga yeoja itu,sedikit demi sedikit detak jantungnya kembali normal, di tariknya naFasnya pelan tak menghirakan apa perkataan kyuhyun, yeoja itu sama sekali tak mendengar apa yang coba di katakan namja di depannya, hanya bibir kyuhyun yang di tatapnya bergerak-gerak seperti mengatakan sesuatu

“mianhe! Aku harus pulang sekarang . ada seseorang yang harus aku temui “ lirih jiyeon tanpa memperdulikan kyuhyun yang sedang mengatakan sesuatu kepadanya, yeoja itu hanya berlari menembus hujan, mencari sosok namja yang memberikan earphone itu padanya, hingga dapat di lhatnya namja itu sedang duduk manis di halte bus, mungkin sedang menunggu hujan reda

“opa! “ panggil jiyeon pada namja itu, dengan segera  jiyeon berlari dan duduk tepat di samping  minho, minho yang kaget  mecobba bertanya kenapa yeoja itu bisa ada di sini sekarang? Tapi sama seperti kyuhyun, jiyeon tak menjawab pertanyaan minho, karena yeoja itu memang tak mendengarnya

“minho opa! Gomawo “ minho hanya tersenyum, tak ada kata-kata lagi yang di ucapkan namja itu, karena semua yang di ucapkannya pasti tak akan terdengar oleh jiyeon

“ kau mengingatnya opa ? “ minho hanya kembali mengangguk tanpa mengeluarkan kata-kata, hanya senyum yang mengembang di wajah mereka berdua.  Kedua orang itu kembali menatap lurus kedepan, menatap air hujan  yang turun dengan deras, hingga minho berbalik kea rah kanannya, merasa bahunya terasa sedikit berat,namja itu hanya tersenyum kecil, saat tahu jiyeon sedang bersandar di bahunya sambil tersenyum manis

Tanpa 2 orang itu sadari ada sepasang mata namja yang sedang menatap kea rah mereka, tangan namja itu di gepalkan dengan kuat, mungkin menahan segala perasaannya, marah, cemburu dan sakit, semuanya menjadi satu hingga dapat di lihatnya mata namja itu mulai berkaca-kaca

^_^_^_^_^_^_^_^_^

Jiyeon POV

Aku tersenyum kecil memandang belanjaan yang kubeli di supermarket dekat apartemen minho, hari ini aku ingin memasakan sesuatu untuknya , bermaksud untuk berterimakasih dan ah kalian tahu lah…   sebenarnya aku sama sekali tak pandai memasak, tapi apa salahnya mencoba bukan?

Kulangkahkan kakiku sesekali mengedarkan pandanganku kesekitar taman yang kulewati, hingga langkahku terhenti saat melihat krystal teman minho dan munkin sekarng juga sudah menjadi temanku sedang memotret anak-anak yang sedang bermain degan riang, ternyata dia mempunyai hobi yang baik.  Dengan langkah ringan aku berjalan menghampiri yeoja itu, hanya untuk sekedar menyapa mungkiN

“ anyoeng haseyo….!!!” Sapaku semanis mungki, kulihat yeoja itu segera berbalik ke arahku dan segera tersenyum setelah melihat siapa yang menyapanya, yeoja itu membukkukan badannya sambil membalas sapaanku

“kau hoby memotret? “ tanyaku lagi, kulihat ia kembali mengembangkan senyumnya

“ ne “ jawabnya singkat, aku hanya menganggukan kepalaku ringan

“ kau habis berbelanja? “ tanyanya setelah melihat aku menenteng 2 kantung plastic, aku hanya mengangguk sambil tersenyum

“mau kubantu? Aku juga sudah berencana ingin pulang ke apartemen? Bagaimana? “ lagi-lagi aku hanya mengangguk menerima tawaran baiknya,  jujur saja! 2 kantung plastic ini memang sedikit berat

“ kau benar-benar dari busan? Kenapa aku seperti tak pernah melihatmu dulu?” kulihat krystal hanya tertawa menanggapi pertanyaanku membuatku hanya biSA menatapnya bingung

“ bagaimana kau bias tau orang sekitarmu jika setiap harinya kau hanya tau cara mengejar-ngejar minho di sana “ sahutnya  sambil tertawa ringan. Aku hanya menunduk dengan muka memerah, apa aku dulu memang terdengar bodoh seperti ini? Aku tak berbicara lagi, mungkin krystal juga enggan untuk membuka pembicaraan lagi, hingga tepat di depan pintu apartemen yeoja itu menhan tanganku

“jiyeon-ssi!!!” panggilnya pelan sambil tetap memegang pergelangan tanganku, membuatku menoleh dan menatapnya dengan ekspresi bingung seakan bertanya ada apa?

“ aku menyukai choi minho “

Bruuukkk

Belanjaan yang kubawa dari tadi seketika jatuh berhamburan di lantai, aku sama sekali tak memperdulikannya, masih menatap krystal yang juga menatapku dengan serius

TBC

hahah bgaimn? part ini ancur bnget bukan? mianhe! aku lagi banyak tugas, novel, komik, dan film yang menungguku. jadi beginilah hasilnya. semuanya pada kebagi. sekali lagi mianhe, aku saja menyesal akan part ini. oh ya! comentnya jangan kelupaan yah?

Advertisements

24 thoughts on “BECAUSE I BELIEVE YOUR PROMISE 3

  1. Huahh…
    Minjiii kenapa ggakk sadar juga sichh..
    Aq Ъќ>:/ mau mereka sedih lagyyy..
    Aihhh aq ingin mereka bersatuuu…

    Kapan mereka romantis nich….
    Kristal jangan ganggu mereka…
    Hufhhh..

  2. Jiyeon masih ƍäªk sadar sama perasaan nya sendiri ya.. Kapan minji jadian?? Sebenernya ∂ķΰ rada galau baca nya antara minho atw kyuhyun.. Coz ∂ķΰ shipper 2 couple itu kkkkk…

    Tapi yaaa krn ini FF minji.. ∂ķΰ ikut author aja dah… Biar kyuhyun sama ∂ķΰ aja.. Namja yg ngeliat minji di halte itu kyuhyun ya???

    Krystal suka minho?? Andwaeeeeeeeee minho harus sama jiyi.. ƍäªk bole sama yg lain..

    Next thorrrr penasaran sama lanjutannya
    😀

  3. Ahhh lucu kocak persahabatan mereka •⌣•
    Ayoo part selanjutnya dipos..
    Pengen cepat-cepat Minji bersatu kembali thor ^^

  4. suka banget liat persahabatan nya minho cs..
    yang lihat minho sama jiyeon di halte bus..kyuhyun bukan?

    krystal suka sama minho?
    semoga minho tetap masih cinta jiyeon..enggak boleh ada yang lain..hehehe
    ditunggu kelanjutannya 🙂

  5. Aisshh makin ribet dh..
    Cukup kyu oppa yg jd penghalang,
    jgn Krystal lg..
    Kan makin susah buan Minho dan Jiyeon bersatu….

  6. jiyeon pabbo.. kenapa dulu mengejar minho kalo sekrng mlh m kyu,,
    benar” membuat hatiku sakit,
    sebel kesell.. kasian minppa jadi kyk org bego!
    tapi minppa juga salah sih.
    ckckckckc

    d tunggu sanggat kelanjutannya

  7. sebelum jiyeon sadar,, krystal malah blng suka minho ke jiyeon. nnt stlh jiyeon sadar, dia ngerelain gitu aja minho nya
    hhuhu >_<
    update soon ~ Semangat 🙂

  8. ahh,,,jiyeonnie takut petir ya????
    krystal beneran suka ma minppa???
    waktu hujan2 itu kyu koq udah ada ma jiyeon??kpn datengnya??
    yg ngeliatin jiyeonnie ma minppa itu kyu ya???
    minppa ma niyeonnie knpa gak saling jujur ma perasaannya sih???

  9. minpa nd tmen2 gokil banget sii. .

    minji masi saling suka,knapa ga jujur aja. .
    jadi tersiksa kan 2-2nya. .

    sii krystal pake suka lagi sama minpa,makin rumit aja. .

  10. Huwaaaa …. Minho oppa so sweettt buangetttttt msh ingat jiyeon onni tkt suar guntr saat hjn….. #nyengir 😀 jiyeon onnie nyeselkan … 😦 omoooo krystal onni suka minho oppa otthee…??? :-O

    lnjut baca …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s