Love In MOS Chapter 2

Gambar,

Main cast :

Im Yoona SNSD

Byun Baekhyun EXO K

Xi Luhan EXO M

Support cast : Find in the story.

Author : @aiva_18 and @Saskiasone

Genre : Romance, Friendship, Life, Angst.

Length : chapter

Ratting : -13

Note : WARNING TYPO !!! WARNING FF GAJE !! HAPPY READING !! MUST RCL !!

Don’t Be SILENT READERS & PLAGIATOR

Yoona POV

Aku  dan Sulli tengah menunggu sahabat-sahabat ku yang mendapatkan hukuman karenaku. Jujur aku benar-benar merasa tak enak dengan mereka. Karena mreka membelaku didepan si Hyuna Gaje itu mereka jadi dapat hukuman dari Taecyeon sunbae. Didepan ruang OSIS aku mondar-mandir tidak jelas sedangkan Sulli sibuk memperhatikan ku yang mondar-mandir tidak jelas.

“Yoona ah, waeyo? Kau dari tadi mondar-mondir melulu, seperti sertikaan panas saja” Sulli mengutarakan isi hatinya.

“Sulli ah, kau tak men..” ucapanku terpotong

“Yoona ssi, “ panggil sesorang yang memotong ucapanku, aku segera menoleh dan ternyata orang itu adalah Dara sunbae.

“nen sunbae,” jawabku dan segera menuju kearah Dara Sunbae.

“Yoona ssi, bisakah kau membantuku?” tanya Dara sunbae padaku.

“iya boleh lah sunbae” jawabku serahma mungkin sambil tersenyum.

“oke, kalau begitu bawakan file ini ke kelas 10B. kalau ditanya ini file apa? Katakan saja ini adalah nama-nama kelompok yang digabungkan dari setiap kelas. Arraseo?” jelas Dara sunbae dengan ramah.

“ne, sunbae” aku lalu mengambil file itu dari tangan Dara Sunbae.

“Gomawoyo Yoona” Dara Sunbae lalu meninggalkanku.

Sebelum pergi aku terlebih dahulu menghampiri Sulli yang masih duduk manis ditempat duduknya menunggu sahabat-sahabat kami yang lainnya.

“apa yang Dara sunbae katakana? Lalu itu apa?” tanya Sulli sembari menunjuk file yang diberikan oleh Dara sunbae.

“Dara sunbae menyuruhku untuk mengantar file ini ke kelas 10 B, ini adalah file nama kelompok.”  Jawabku.

Sulli mengangguk mengerti sebelum ia mengatakan “kau mau kuantar” tawar Sulli padaku.

“anniyo, kau disini saja menunggu yang lainnya, aku akan mengantar file ini, oh ya kalau mereka keluar lalu mencarikukatakan saja aku kekelas 10B karena disuruh oleh Dara sunbae” jelaskupada Sulli

“ne, kau pergilah kalau begitu.” Kata Sulli lalu aku segera pergi.

***

 

Author POV

Yoona menyusuri koridor ruangan kelas, yoona terlalu sibuk dengan fikirannya hingga ia tak terlalu memperhatikan keadaan sekitarnnya. Tanpa sadar 10 meter didepan Yoona terlihat seorang namja yang sedang mendengarkan music melalui earphonennya ia juga tak memperhatikan keadaan sekitarnya ia hanya melihat kebawah melihat apa yang ia lihat disekitar kakinya setiap ia melangkah.

‘BRUKKKK’

Yoona dan namja itu bertabrakkan, dengan posisi jatuh Yoona menindih namja yang ia tabrak. Mereka sama-sama meringis. Yoona yang jatuh kepelukan namja itu membuka matanya karena saat ia jatuh tadi ia menutup matanya. Namja itu juga membuka matanya.

‘DEG’

Janung mereka sama-sama berdegup kencang saat pandangan mereka bertemu. Yoona yang menyadari ada yang aneh dengan jantungnya segera berdiri, disusul oleh lelaki itu. Yoona merapikan pakaiannya lalu mengambil file dari Dara sunbaenya itu. Lalu setelah itun ia meminta maaf.

“Mianheyo,,” kata Yoona sembari membungkuk 90 derajat.

“mianheyo, saya yang salah tidak memperhatikan jalan” namja itu juga meminta maaf dan membungkuk 90 derajat.

“ne,” jawab Yoona. “saya permisi dulu” pamit Yoona. Yoona pun meninggalkan namja itu yang sedang terperangah dengan apa yang baru saja ia alami, apakah nyata atau hanya ilusi saja? Pikirnya. Setelah mencubit pipinya dan ternyata sakit, ia sgera berlalu pergi dari tempatnya dengan senyuman yang merekah dibibirnya itu. Sebegitu senangkah ia? Molla.

***

Yoona sudah sampai didepan kelas 10 B. kelas yang menurutnya sangat tenag, karena waktu untuk beristirahatkah atau memang kelas itu yang sangat tenang? Lagi-lagi aku hanya menjwab Molla, karena author benar-benar tak tahu tapi mungkin pilihan kedua adalah jawaban tepat. Karena nyatanya diruangan itu masih terlihat sangat lengkap muridnya walaupun beberapa kursi kosong.

Yoona melangkah kakinya masuk sebelum akhirnya ia memberitahukan maksud dan tujuannya sebenarnya.

“annyeonghaseo sunbae, Yoona imnida” yoona memperkenalkan dirinya agar dapat dipersilahkan masuk.

“annyeong Yoona, ada apa?” balas Yesung wakil OSIS untuk ruangan 10B.

“saya disuruh oleh Dara Sunbae untuk mengantar file ini” jelas Yoona sembari memperlihatkan file yang ia pegang.

“ooww, kalau begitu kemarilah” Nam Gyuri mempersilahkan Yoona masuk.

Yoona segera melangkahkan kakinya memasuki ruangan itu. Saat Yoona memasuki ruangan itu terdengar bisik-bisik di ruangan itu, ruangan itupun menjadi agak sedikit rebut dari sebelumnya. Yoona juga mendengar bisik-bisik itu yang ditujukan untuk dirinya.

“siapa itu? Dia kok cantik sekali ya?” bisik salah satu namja.

“kau tak dengar dia itu Yoona, sepertinya dia salah satu peserta MOS dari ruang sebelah dech” balas namja satunya lagi.

Selain terdengar bisikan tentang pujian akan kecantikan yang ia miliki, bukan berarti tak ada yang membisik jelek tentangnya, mungkin saja mereka iri dengan kecantikan yang Yoona miliki.

“sok cantik benar sih yeoja itu.” Kata salah satu yeoja dikelas itu dan teman-temannya pun mengangguk setuju dengan perkataan yeoja itu. Sedangkan Yoona yang jadi bahan bicaraan di kelas itu hanya bisa diam, memendam semuanya dalam hati.

Tanpa sadar Yoona sudah berada dimeja guru ruangan itu.

“yoona ssi, ini file apa?” tanya Kyuhyun sunbae Yoona juga yang kebetulan berada dimeja ruangan itu bersama dengan Nam Gyuri.

Yoona tersadar dari lamunannya tentang hal-hal tak penting.

“kata Dara sunbae ini adalah file nama-nama kelompok dari setiap kelas yang digabungkan” jelas Yoona sambil tersenyum.

“Gomawoyo Yoona ssi, sekarang kau bisa kembali, dan jangan lupa ucapkan terimakasih kepada Dara. Oke!” kata nam Gyuri yang sudah memegang file itu.

“ne, sunbae, kalau begitu saya permisi dulu.” Yoona berpamitan kepada sunbaenya itu.

Setelah berpamitan Yoona menyegerakan dirinya untuk berlalu dari ruanagn itu, tak tahan dengan omongan-omongan di kelas itu tentang dirinya. Kalau omongan tentang Yoona baik itu tak jadi masalah tapi kalau omongan itu berisi ejekan terhadap diri Yoona siapa sih yang telinganya tak panas? Apalagi mereka sama sekali belum mengenal Yoona. Yoona berjalan menuju pintu ruangan itu, belum sempat Yoona keluar dari ruangan itu, langkahnya terhenti akibat didepannya terdapat seorang namja, hampir saja Yoona bertabrakan untuk keua kalinya, setelah yang pertama bersama namja dikoridor kelas.

Seperti sudah terencanakan, namja yang berhadapan dengan Yoona adalah orang yang sama yang bertabrakan dengan Yoona dikoridor kelas.

“k-kau” gumam mereka berdua hampir bersama-sama.

“mia,,” ucapan Yoona terputus akibat tertangkap olehnya seorang yang amat tak asing baginya, yang juga berekspresi yang sama denganYoona saat melihatnya.

“deer” ucap mereka berdua bersamaan, sesaat mereka berdua saling menatap. Sampai beberapa orang namja dibelakang mereka bertiga membuyarkan semua fikiran mereka yang bertautan dengan ribuan pertanyaan, tapi beda dengan Yoon bukan ribuan pertanyaan merupakan mencari ribuan cara agar jantungnya tak berdegup kencang.

“kalian kenapa berhenti” tanya slah satu namja dbelakang mereka yang bingung dengantingkah mereka. Sampai padangan namja-namja yang ada dibelakang mereka mengikuti arah pandang mereka. Mereka semua tercengah dengan apa yang mereka lihat, menimbulkan banyak opini diotak mereka tentang Yoona saat pandang pertama mereka.

“angel” “beautiful” “yoeppo” dan masih banyak lagi.

Namja yang mengucapkan deer itu segera member kode kepada Yoona untuk segera pergi. Yoona menurut tapi sebelumnya ia mengucapkan maaf entah untuk keberapa kalinya, dan setelah itu berpamitan pergi.

Yoona berlari meninggalkan namja-namja tadi yang sedang bergelautan dengan fikiran mereka. Yoona berlari menuju ruang OSIS. Sesampainya di depan ruang OSIS Yoona melihat sahabat-sahabatnya sedang berbincang-bincang. Sebelum Yoona sampai didepan

mereka Yoona terlebih dahulu mengatur nafasnya yang tidak terkontrol akibat berlari. Setelah itu dia langsung berjalan biasa kearah sahabat-sahabatnya.

“Yoona ah, kenapa kau begitu lama? Tak tahukah kau kalau perutku sudah merontak-rontak meminta makan?” rengek Jieun

“mianhae, tadi waktu mengantar kan file OSIS aku bertabrakan dengan seorang namja, terus ternyata kelas 10B itu adalah ruangan MOSnya jadi aku ketemu lagi dengan dia tadi” sesal Yoona.

“jeongmal? Jadi, kau bagaimana tak ada yang lukakan?” tanya Yuri dengan lebaynya.

“ya! Kau lebay sekali, Yoona ah kau tak apa-apakan?” Jiyeon memastikan.

“ne, nan gwencana,” kata Yoona, “kalian sendiri bagaimana, apa yang dikatakan Taecyeon sunbae?” sambung Yoona

“uri gwencana, Taecyeon sunbae adalah orang yang baik katanya kami tidak boleh mengulang itu, dan sebenarnya memang bukan kita yang slah kan, yang salah kan Hyuna gadis centil itu” jelas Tiffani.

“karena semuanya sudah baik-baik saja tak bisakah kita sekarang ke kanting” rengek Jieun lagi yang sudah tak tahan dengan perutnya yang terus melakukan konser.

“ya sudah ayo kita kekantin” ajak Sulli. Mereka semua mengangguk setuju.

***

 

@canteen

Yoona, Yuri, Jiyeon, Sulli, Jessica, Tiffani, dan Jieun sedang focus terhadap makanan mereka, sebelum sesorang datang mengganggu kefokusan meeka itu.

“Yoona ah, bisakah kita bicara sebentar?” ajak seseorang kepada Yoona.

Mereka semua langsung menoleh kepada arah suara yang mengajak Yoona itu, seorang namja ternyata.

“nuguseyo?” tanya Jessica memberanikan diri, karena teman-temannya sedang melongo menatap namja yang mengajak Yoona. Namja itu meoleh melihat Jessica dan yang lainnya.

“ooww,, nan Luhan imnida” namja yang bernama Luhan itu memperkenalkan dirinya.

“bolehkah saya meminjam Yoona dulu, ada yang harus saya bicarakan dengannya?” tanya Luhan.

“ne, silahkan saja, asal dikembalikan Yoonanya” gurau Jiyeon.

“pasti, deer kajja” ajak Luhan yang langsung menarik tangan Yoona menjauh dari kantin meninggalkan Yuri, Jiyeon, Sulli, Jessica, Tiffani, dan Jieun, yang masih melongo tidak percaya dengan apa yang mereka lihat berusan, nyatakah atau hanya ilusi??

“siapa namja tadi?” tanya Jieun memulai.

“hmm, dia juga memanggil Yoona dengan sebutan apa? Deer?” sambung Sulli.

“iya, deer, lagi pula darimana dia tahu nama Yoona?” Jessica menambahkan.

“mungkin mereka sudah saling mengenal” terka Jiyeon.

“anniyo, kalian lupa aku itu sahabat Yoona sejak SMP, setiap ada hal baru yang ia ketahui ia pasti langsung cerita ke aku, dan deer itu adalah sebutan Yoona, karena Yoona adalah orang yang aktif seperti rusa, dan setahuku juga yang tahu itu nama panggilannya selain keluargannya itu aku, dan jangan-jangan..”

TBC

Well, gimanadengan part 2nya semoga kalian suka,,!!

Advertisements

5 thoughts on “Love In MOS Chapter 2

  1. wwwaaahhh DAEBAK Thor ffnya ,,,,
    Yoong Unnie sdah knal sma Luhan Oppa mLai kpan ???
    di tnggu yha KLanjutannya and jngan Lma” !!! 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s