My Life Is You, My Love Just For You, And My Destiny Is You Chapter 1

Gambar

Cast :

  • Park Jiyeon T-ara as Jiyeon
  • Choi Minho SHINEe as Minho

Support cast : find in the story

Author : @aiva_18

Length : chapter

Genre : Romance, friendship, life, angst

Ratting : cocok untuk semua umur.

Note : sempat pusing untuk nentuin judulnya, tapi akhirnya dapat judul yang mungkin tepat. Btw berhubung authornya siswa kelas 9 SMP jadi untuk part selanjutnya harus nunggu lama, mungkin sampai selesai ujian. Mianhaeyo, tapi aku janji akan memposting secepatnya aku pastiin akan posting part selanjutnya. Happy reading ya !! 😉

Don’t Be SILENT READERS & PLAGIATOR

***

Kau adalah alasan jantung ini masih berdetak

Kau adalah alasan mengapa nafas ini masih bisa terhirup

Karena kau, aku tersenyum

Karena kau, aku manangis

Karena kau, aku bahagia

Juga karena kau, aku terluka

Hanya ingin waktu berhenti saat ini

Saat dimana ada aku dan kau

Dan diantar kita ada cinta yang begitu besar

I hope for your love always to me

Jiyeon POV

“eomma, aku lelah seperti ini terus..!!” keluhku pada eommaku

“tapi,,” kupotong ucapan eommaku

“Sekarang aku, setahun lalu Kevin oppa, dua tahun lalu Boram eonni, sehabis aku siapa siapa lagi hah ?? bukankah aku tidak mempunyai saudara ? jadi sehabis aku, setahun yang akan datang eomma dan appa akan bangkrut karena tidak ada lagi perjodohan seperti ini.! eomma..” jelasku pada eomma.

“Jiyeon ah mianhe,,eomma juga tidak menyukai perjodohan ini,, tapi,,” eomma tidak melanjutkan kata-katanya

“hiks,,tapi,,hiks,,apa,,hiks,,eomma?” tanyaku pada eomma dengan terisak.

“tapi,, ini adalah perjodohan yang sudah direncanakan oleh appamu saat kamu masih dalam kandungan dan dia adalah sahabat baik eomma dan appa Jiyeon ah, kau ingat ? waktu keluarga kita akan jatuh bangkrut, dialah yang berusaha untuk membangkitkan kembali perusahaan apamu, jiyeon ah”  jelas eomma padaku

“eomma,, lebih baik sekarang eomma keluar,, aku mau istirahat dulu..” pintaku pada eomma

“arraseo,, tapi eomma sarankan kau pikirkan apa yang eomma bilang, mereka itu keluarga yang baik. Dan kau tahu kan perintah appamu tidak bisa dilawan, eomma ya..” ucapan eommaku ku putus lagi

“eomma..” kataku agar ia segera keluar.

“arraseo” eomma langsung keluar, menutup pintu pelan dan langsung keluar meninggalkanku disini yang masih tidak percaya dengan rencananya dan appaku. It’s make me crazy.

 “errrrr….” Erangku yang kesal.

Author POV

Di sebuah rumah mewah terlihat sebuah keluarga yang sedang terlibat pembicaraan serius. Itu adalah keluarga Choi. Disana terlihat Mr. Choi, Mrs Choi, dan ketiga anaknya Choi Sooyoung, Choi Minho, dan Choi Sulli.

“appa, apa kau tak berlebihan ? menjodohkan Minho dengan yeoja yang bahkan tak pernah ia lihat.” Tanya seorang yeoja yang kira-kira berusia 25 tahun kepada appanya.

“anni, appa rasa, appa tidak berlebihan” elak Mr. Choi

“Nona, berhentilah, mungkin ini yang terbaik untukku” Minho berusaha menenangani nona dan appanya

“kau lihat Minho bahkan tak menolak, ia menerimanya. Iyakan Minho?” Mr. Choi berusaha meyakinkan Nona Minho, Choi Sooyoung.

“Ne..” jawab Minho pasrah.

“Oppa” panggil Sulli pada oppanya, Minho.

Sulli, Sooyoung, dan Mrs Choi menatap Minho dalam. Mereka tahu perasaan Minho sebenarnya. Minho telah menyukai seorang yeoja, walaupun yeoja itu telah mempunyai namjachingu tapi tetap saja Minho sangat menyukai yeoja itu.

 

Flasback

“Minho ah, kau kan sudah kelas 3 SMA. Jadi jurusan apa yang akan kau ambil untuk kuliahmu nantinya ?” Tanya appa Minho, Mr Choi.

“aku akan mengabil jurusan Post Modern Music” Jawab Miho seadanya.

“Mwo?? Kau bilang, kau akan mengambil apa ?” Tanya Mr Choi seakan tak percaya.

“Post Modern Music” jawab Minho lagi

“ANDWE!! Kau tak boleh mengambil jurusan itu.” Larang appa Minho.

“tapi,, tapi,, kenapa appa?” Tanya Minho yang bingung dengan sikap appanya.

“kau harus menjadi seorang DOKTER”tegas appa Minho dengan penekanan pada kata DOKTER.

“sh,,shi,,shirroyo” elak Minho.

“kau pokoknya harus menjadi seorang DOKTER. Titik” tegas Tuan Choi

“aku tidak mau appa,. Dengan atau tanpa persetujuan appa, Minho akan menjadi seorang Minho” tegas Miho tak mau kalah dengan appanya.

Saat Minho mencoba untuk keluar ruang kerja appanya.

“awww..” pekik Tuan Choi

Minho yang mendengar suara appanya langsung berbalik. ia mendapat appanya tengah memenggang dadanya, menahan sakit, dengan meremas bajunya.

“appa..!!” panggil Minho pada appanya, ia langsung memapah appanya untuk duduk tapi appanya langsung terjatuh tak sadarkan diri.

@SeoulHospital

“Tuan Choi mengidap penyakit jantung, ia tidak bisa diberikan berita buruk, kaget, ataupun mendapat pikiran yang banyak,” vonis Dokter Lee.

“bagaimana bisa, dok. Dia juga kan seorang dokter, dia sangat menjaga pola hidup sehatnya” nyonya Choi tidak percaya.

“bukankah ia juga manusia, mungkin saja itu karena keturunan” jelas Dokter Lee.

Minho yang mendengar itu semua tidak bisa berkata apa-apa dia hanya diam membeku. Semenjak peristiwa itu ia tidak pernah melawan perintah appanya, hanya bisa menurut dengan perkataan appanya itu.

 

Flashback end

 

Minho POV

Huuuhhh,, aku menghirup nafas panjang berusaha mencari ketenangan. Bagaimana mungkin aku bisa dijodohkan seperti ini. kalau bukan karena mengingat penyakit appa aku pasti sudah menolaknya mentah-mentah. Tapi apa salahnya bila aku menyetujui perjodohan ini. mungkin saja, aku bisa melupakan Sulli, dan bukankah cita itu akan tumbuh dengan sedirinya. Ya Choi Minho, kau harus mengikuti perjodohan ini, cepat atau lambat kau pasti akan menyukai yeoja yng bernama Park Jiyeon.

***

Jiyeon POV

Tidak seperti biasa, pagi ini aku terbangun cukup awal, padahal hari ini adalah hari weekend. Entah mengapa hari ini aku ingin mencari kesibukan yang akan memakan waktuku sehingga aku tak memikirkan apapun dan hanya terfokus pada pekerjaanku. Tapi, apa yang harus aku lakukan di hari Minggu? Kerjaan seperti apa?.

“AHA,, bagaimana kalau aku kerja dikantor appa?” gumamku saat mendapatkan ide.

Tanpa pikir panjang aku segera berlari keluar menuju ruang makan yang jelasnya appa pasti ada disana. Ya jelas, sekarang adalah waktu untuk kami semua sarapan.

“appa!” panggilku pada appa yang seang duduk dikursi meja makan.

Appa berbalik menatapku penuh heran. Bahkan eomma dan ahjummah yan berada di dapur juga melihat kearahku. Aku tak mempedulikan tatapan mereka yang penuh tanya aku segera berlari kearah appa dan melingkarkan tanganku pada lehernya.

“waeyo, Jiyeon ah? Apa kau sudah menyetujui perjodohanmu, hmm?” tanya appa tiba-tiba yang tentu saja langsung membuatku mengelak dengan cepat.

“anniyo, aku sama sekali belum memutuskannya, bahkan sekarang aku ingin membantu pekerjaan appa dikantor agar aku tak memikirkannya,” jawabku.

“whats wrong with you? Kau kan sama sekali tak memiliki namjajingu yang membuatmu susah untuk menentukan pilihan.” Kata appa berteriak menggunakan toa (?).

“nggak ada yang salah sama aku appa. Dan aku memang tak memiliki namjachingu untuk alasan tapi alasanku adalah aku tak ingin dijodohkan dengan namja asing yang tak pernah kutemui.” Jelasku pada appa dengan memasang wajah cemberutku.

“dia itu bukan namja asing PARK JIYEON. Dia adalah anak dari pemilik rumah sakit Choi’s Hospital, dan dia sudah beberapa kali bertemu denganmu saat kalian masih kecil. Kau tahu siapa pemberi barang yang paling kau sayangi dan masih kau simpan sampai sekarang, kotak music bewarna pink saat ulang tahunmu ke 8, itu dia, Choi Minho. Bukankah kau sendiri yang bilang itu adalah hadiah paling kau sukai setelah hadiah dari dari eomma, appa, dan hyung dan eonnimu itu. Bukankah kau bilang kau akan menikahinya saat kau telah dewasa. Dan sekarang ini waktunya kau mnepati janjimu untuk menikahi pangeran masa kecilmmu itu.” Jelas appa yang jelas-jelas membuatku specless.

Dia, jadi dia memberikan kotak music kesayanganku itu. Tapi, kenapa bisa menjadi sangat kebetulan begini sih. Jadi, sekarang intinya adalah aku akan dijodohkan dengan pangeran masa kecilku yang sampai sekarang masih kunanti yang membuatku tertutup terhadap semua namja yang mecoba mendekatiku, kecuali sahabat terbaikku selain Suzy, Kim Myeong Soo. Yang saat ini tengah berada di Amerika untuk studinya. Oh My God !! apa aku sedang bermimpi sekarang? Ahh,, aku benar-benar akan gila.

“Jiyeon ah, kau bilang kau akan membantu appa bekerja di kantor kan ?” tanya eomma yang baru datang dari dapur membuyarkan lamunanku tiba-tiba.

“ne,ne eomma” jawabku cepat.

“tapi hari ini hari Minggu, cagi.” Kata eomma sambil mengusap lebut kepalaku.

“hari Minggu,. Oh iya, ini hari Minggu. Aku lupa eomma” jawabku yang terlihat sangat bodoh.

“ckckckck,,” appa dan eomma geleng melihat tingkahku.

“sini, duduk sini cagi, kita sarapan dulu, yang itu nanti dipikirkan, eomma punya ide untukmu.” Kata eomma sambil menarik tanganku untuk duduk dan sarapan.

Setelah selesai sarapan eomma belum mengutarakan apa yang ada dikepalanya saat ini untuk membantuku tapi ia menyuruhku mandi terlebih dahulu.

“pergilah mandi dulu, eomma akan menyiapkan pakaian yang akan kau gunakan, setelah itu eomma akan beritahu apa yang harus kita lakukan hari ini.” jelas eomma padaku.

“kita? Bukan kita eomma tapi aku.” Ralatku pada eomma saat ia menggunakan kata kita untuk hal yang harus aku lakukan sendiri. Memangnya kita siapa? Aku, eomma, dan appa? Yang benar saja. Gerutuku dalam hati.

“terserah kau mau bilang apa, yang jelas memang kata kita yang tepat bukan kata “kau”. Karena ini akan melibatkan bukan hanya “kau” tapi juga appa dan eomma” sambung appa tiba-tiba.

“hah? Memangnya kita mau melakukan apa sih?” tanyaku yang bingung dengan ucapan eomma dan appaku ini.

“nanti kau akan tahu Jiyeon ah. Sekarang pergilah mandi!” perintah eomma padaku. Aku hanya mengangguk walau sebenarnya aku belum mengerti maksud mereka tapi aku mengangguk untuk menuruti perintah mereka supaya pertanyaan yang memutar-mutar di otakku ini tidak menggangguku terus.

***

Author POV

@Choifamilyhouse

“palli,, kita bisa ketinggalan pesawat” kata tuan Choi kepada anak-anaknya.

“ne appa, appa sabar sedikit saja kenapa sih” gerutu Sulli pada appanya.

“iya nih” Sooyoung juga ikut menggerutu.

“hufft.. kalian ini biasanya Cuma menggerutu lebih baik kalian cepat saja” ucap Minho yang kesal dengan sifat kedua saudarinya itu.

“benar apa yang dibilang oleh Minho, kalian cepat saja” nyonya Choi membenarkan ucapan putranya.

***

@Icheonairport

Keluarga Choi tiba dengan selamat di Korea Selatan, tujuan utama mereka.

Minho POV

Huffftt,, aku menghirup napas panjang, merasakan udara kota Seoul setelah 10 tahun terakhir ini tak bisa kuhirup akibat kepergianku ke Brazil.

“Choi Hyun Rae” seseorang berteriak memanggil nama appa.

“Park Haek Ki” appaku membalas panggilan orang itu yang kulihat adalah seorang namja paruh baya. Appa dan ahjussi itu berpelukan. Eomma dan juga ahjumma yang kuyakini adalah istri ahjussi itu juga saling berpelukan. Kini bisa kutebak siapa mereka ini. mereka ini pasti adalah keluarga Park, dan anak mereka yang akan dijodohkan denganku. Matta, aku benarkan, karena tertangkap olehku seorang yeoja yang tengah tertunduk berjalan kearah kami, aku tak bisa melihatnya, tapi sepertinya dia yeoja yang cantik. Tapi kupikir dia tak menerima dengan perjodohan ini, pasalnya dia menunduk seperti itu atau apa mungkin dia malu? Hehehe,, lucu juga ya yeoja satu ini. mm,, aku punya ide.

“Annyeonghaseo, Choi Minho imnida” aku memperkenalkan diriku saat kupikir yeoja yang bernama Park Jiyeon itu sudah berada tepat dibelakang eommanya yang tengah berbincang-bincang dengan eommaku. Kulihat ia masih menunduk tapi sepertinya ia melirik kearahku. Hehehe,, laugh evilku keluar dalam hati.

“perkenalkan dirimu” terdengar sama-samar bisik eommanya padanya.

“ne eomma” ucapnya yang masih menunduk.

“Annyeonghaseo, Park Jiyeon imnida” ucapnya sambil membungkuk.

“Annyeong Jiyeon ssi,” aku menyapanya SKSD (sok kenal sok dekat) padanya.

“ne.. annyeong Minho ssi.” Ucapnya malu-malu.

TBC

Bagimana Gaje ya? Hahaha.. tolong RCL ya,,!! Terus beri ide dong untuk kelanjutan FF ini kedepannya. Bye-bye sampai jumpa di part 2.

Advertisements

13 thoughts on “My Life Is You, My Love Just For You, And My Destiny Is You Chapter 1

  1. Nice FF suka sama crita’x aplgi pairing’x MinJi makin suka dehh *sbnar’x aq Shipper’x MyungYeon* . . .
    Aishh, baru aja baca echh udah ada kata trlrng ‘TBC’
    baru prtama ktemu Minho mlai Jahil aja nihh sama Jiyeon. . . >.<
    author, bkin cinta sgitiga aja Minho-Jiyeon-Myungsoo. . . Kyak'x bklan seru tuhh…

    Thor, aq rada bngung pas Minho blng mau mncoba ngelupain Sulli, . . Bkan'x Sulli itu adik'x Minho, brarti Minho suka sama Sulli donkk… Atw jgn2 ada Sulli yg lain. . ?

    D'tunggu bngetzz part 2. . .

  2. ohh, ternyata yeoja yg d sukai sama minho itu suzy..
    ku kira sulli, soalnya kan dia adik nya minho –”
    ntar dulu, suzy? suzy itu teman nya ji yg ada d luar negri itu kan yg sama myungsoo?
    wahh, ji kayaknya nerima perjodohan ini nih..
    soalnya minho namja masa kecil nya ji nd namja yg pingin ji jadikan sebagai nampyeon nya, keke..
    tapi minho kya apa yah?
    ais, penasaran..
    next partnya^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s